Pertemuan AHY-Puan Maharani Bisa Ubah Peta Pilpres 2024

Ketau DPR RI, Puan Maharani saat menerima kedatangan AHY/RMOL

Pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua DPR RI Puan Maharani di gedung DPR RI, Senayan Kamis kemarin (6/8/), mendapatkan apresiasi dari masyarakat luas.

Meski menemui AHY dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPR, namun Puan tetap menjadi representasi gerbong besar PDIP. Bahkan kepada Puan, AHY menitipkan salam kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Menurut Manager Director Paramadina Public Policy Institute (PPPI) Ahmad Khoirul Umam, pertemuan kedua tokoh muda yang mewakili ‘generasi kedua’ dari gerbong politik Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dapat dimaknai sebagai ikhtiar yang positif untuk memapankan fondasi rekonsiliasi politik antara PDIP dan Partai Demokrat.

"Pertemuan AHY dan Puan ini adalah simbol rekonsiliasi yang patut diapresasi, di tengah ruang demokrasi nasional yang belakangan ini sarat nuansa konflik dan fragmentasi,” kata Umam yang juga dosen ilmu politik dan international studies, Universitas Paramadina Sabtu (8/8). 

Umam mengatakan, sebagai simbol tokoh pemimpin muda di gerbong politik masing-masing, AHY dan Puan tampaknya memiliki cara pandang yang lebih egaliter dalam memaknai setiap dinamika dan konstalasi politik.

“Jadi bagi para pemimpin muda, sudah sepatutnya laku politik mereka lebih mengedepankan logika politik yang rasional, bukan emosional, apalagi traksaksional”, kata peraih gelar Doktor dari School of Political Science and International Studies, The University of Queensland, Australia itu.

“Jadi siapapun yang dalam berpolitik lebih cenderung mengedepankan emosi, apalagi memelihara dendam, itu menunjukkan kedangkalan berpikir mereka dalam berdemokrasi”, kata Umam.

Umam menjelaskan, dalam berkompetisi dan berdemokrasi, seharusnya bukan ego atau dendam pribadi yang menentukan laku politik mereka, tapi bagaimana visi dan cara pandang mereka dalam mengagregasikan kepentingan rakyat ke dalam ranah kebijakan publik.

Jadi, pertemuan Puan dan AHY kemarin merupakan langkah awal yang baik untuk membangun konsolidasi demokrasi yang lebih matang ke depan.

Umam bahkan menyatakan bahwa pertemuan kedua tokoh pemimpin muda itu dapat ditindaklanjuti dengan komunikasi politik yang baik. Bahkan ia memprediksi bukan tidak mungkin akan mengubah arah dan peta konstelasi politik 2024 mendatang.

 “AHY dan Puan bisa menjadi tokoh kunci yang menentukan konstelasi 2024, baik sebagai salah satu calon kandidat maupun sebagai king & queen makers dalam menentukan komposisi gerbong koalisi politik 2024 nanti”, kata Umam mengakhiri perbincangan.

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Peringatan Muhammadiyah: Elite Jangan Manfaatkan Pandemi Covid-19 Sebagai Komoditas Politik
Politik

Peringatan Muhammadiyah: Eli..

21 September 2020 12:55
Terjangkit Covid-19, Menag Fachrul Razi Jalani Karantina Di Rumah Sakit
Politik

Terjangkit Covid-19, Menag F..

21 September 2020 12:47
Pilkada Bisa Jadi Awal Keretakan Jokowi Dengan NU Dan Muhammadiyah
Politik

Pilkada Bisa Jadi Awal Keret..

21 September 2020 12:45
Ben Bland: Kontradiksi Jokowi Bikin Investor Hingga Kelompok Akademisi Bingung
Politik

Ben Bland: Kontradiksi Jokow..

21 September 2020 12:39
Andi Arief: Ada Sinyal Hanya 31 Persen Partisipasi Pemilih, So?
Politik

Andi Arief: Ada Sinyal Hanya..

21 September 2020 12:29
Keadaan Mendesak, Muhammadiyah Desak Jokowi Terbitkan Perppu Penundaan Pilkada
Politik

Keadaan Mendesak, Muhammadiy..

21 September 2020 12:26
Muhammadiyah Minta Presiden Evaluasi Penanganan Covid-19, Bila Diperlukan Ambil Alih Dan Pimpin Langsung
Politik

Muhammadiyah Minta Presiden ..

21 September 2020 12:13
Dukung Keluarga Jokowi, Saiful Anam: Kemungkinan Untuk Mengamankan Gerindra Dan Bisnis Sandiaga
Politik

Dukung Keluarga Jokowi, Saif..

21 September 2020 12:05