Viral Bocah Perempuan Disuruh Minum Miras, Aktivis ProDEM: Orang Tuanya Layak Dipenjara

Video viral tentang bocah perempuan disuruh minum miras/Net

Jagat media sosial dihebohkan dengan video berdurasi 30 detik yang menampilkan seorang perempuan dewasa diduga menyuruh bocah perempuan untuk meminum minuman keras (miras).

Video ini diunggah di akun Instagram Story @sabila_alharby. Tampak dalam video itu seorang bocah memegang botol minuman yang mirip Anggur Merah Cap Orang Tua.

"Minum col, mabuk kita," kata wanita dewasa dalam video tersebut.

Video lainnya menunjukkan bocah perempuan itu duduk di pangkuan seorang pria yang sedang merokok dengan memeluk botol miras.

Video itu pun sontak menuai hujatan dari banyak warganet. Mereka menyesalkan tindakan orang dewasa yang membiarkan anak kecil berdekatan dengan minuman keras.

Bahkan aktivis dari Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Adamsyah Wahab alias Don Adam mengaku geram dan meminta agar orang dewasa dalam video tersebut segera ditangkap oleh pihak kepolisian.

"Orang tuanya layak dipenjara dan anaknya diserahkan ke Dinas Sosial. Ada yang bisa mengawal ini?" ujarnya lewat akun Twitter pribadinya, Minggu (9/8).

Belakang perempuan dalam video tersebut membuat video klarifikasi bahwa sang anak tidak ikut minum minuman keras. Perempuan itu juga meminta permohonan maaf kepada warganet atas tindakan yang dilakukan. Namun warganet tetap minta agar polisi menindak pelaku agar menimbulkan efek jera. 

Kolom Komentar


Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020
Video

Tamu Al Fateh | Teguh Timur | CEO RMOL | Owner Malik Arslan | Jakarta | Indonesia | Al fateh carpets

Rabu, 23 September 2020

Artikel Lainnya

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut Izin Eksportir Benih Lobster Pelanggar Hukum
Politik

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut..

24 September 2020 06:37
Istana Merespons Gatot, Sebut Isu PKI Sengaja Didengungkan Jelang 30 September
Politik

Istana Merespons Gatot, Sebu..

24 September 2020 05:51
Pilkada 2020 Tidak Sensitif, Netfid: Nyawa Manusia Tidak Bisa Diganti!
Politik

Pilkada 2020 Tidak Sensitif,..

24 September 2020 05:32
Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang Tak Mau Menunda Pilkada Tidak Yakin Kemampuan Pak Luhut?
Politik

Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang T..

24 September 2020 04:41
Deklarasi KAMI Karawang Terganjal Izin, Syahganda: Pidato Gatot Sudah Dinanti Di Rengasdengklok
Politik

Deklarasi KAMI Karawang Terg..

24 September 2020 03:57
Fahira Idris: PR Nadiem Adalah Jadikan Mapel Sejarah Sebagai Penguat Pendidikan Karakter
Politik

Fahira Idris: PR Nadiem Adal..

24 September 2020 03:29
Jokowi Perlu Undang NU, Muhammadiyah Hingga Komnas HAM Untuk Bahas Pilkada 2020
Politik

Jokowi Perlu Undang NU, Muha..

24 September 2020 03:01
Di Tengah Pandemi, Khofifah Salurkan Beasiswa Rp 11,3 M Untuk 850 Guru Madrasah Diniyah
Politik

Di Tengah Pandemi, Khofifah ..

24 September 2020 02:13