Jika Hasrat Prabowo Maju Pilpres 2024 Masih Besar, Sandi Sebaiknya Tak Banyak Berharap

Langkah Sandiaga Uno untuk maju di Pilpres 2024 bakal lebih berat/Net

Jaringan yang sedang dibangun Sandiaga Salahuddin Uno selama ini akan sia-sia jika hasrat Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, masih kuat untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Begitu kata pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/8).

Awalnya, Saiful Anam mengira bahwa Prabowo Subianto akan menyerahkan posisi Ketum Partai Gerindra kepada Sandiaga Uno, karena sejak awal sangat allout untuk Prabowo dan Gerindra.

"Ternyata Prabowo masih tidak rela kursi (ketua umum) Gerindra diserahkan kepada orang lain," ujar Saiful Anam.

Sehingga, kata Saiful, Sandiaga disarankan untuk tidak terlalu berharap bisa leluasa di 2024, lantaran Prabowo kembali menjadi Ketum Gerindra. Maka mau tidak mau, Sandiaga harus mengikuti irama Prabowo.

"Saya melihat Sandi kan sedang membangun jaringan kekuatan menuju 2024, mulai dari 'OK Oce' sampai aktif di channel YouTube, semua itu akan sia-sia kalau hasrat Prabowo masih kuat untuk maju di Pilpres 2024," tambah Saiful.

Apalagi, sambung Saiful, jika ada niatan Sandiaga Uno bersaing dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), maka akan sangat sulit. Karena, AHY sudah mempunyai kendaraan politik yakni Partai Demokrat sebagai Ketumnya.

"Kalau Sandi tidak dapat melobi partai maka akan sulit. Secara kalkulasi lebih berpeluang AHY untuk kontestasi Pilpres 2024 mendatang, meskipun juga harus melihat peta politik 2024 mendatang," pungkas Saiful.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Peringatan Muhammadiyah: Elite Jangan Manfaatkan Pandemi Covid-19 Sebagai Komoditas Politik
Politik

Peringatan Muhammadiyah: Eli..

21 September 2020 12:55
Terjangkit Covid-19, Menag Fachrul Razi Jalani Karantina Di Rumah Sakit
Politik

Terjangkit Covid-19, Menag F..

21 September 2020 12:47
Pilkada Bisa Jadi Awal Keretakan Jokowi Dengan NU Dan Muhammadiyah
Politik

Pilkada Bisa Jadi Awal Keret..

21 September 2020 12:45
Ben Bland: Kontradiksi Jokowi Bikin Investor Hingga Kelompok Akademisi Bingung
Politik

Ben Bland: Kontradiksi Jokow..

21 September 2020 12:39
Andi Arief: Ada Sinyal Hanya 31 Persen Partisipasi Pemilih, So?
Politik

Andi Arief: Ada Sinyal Hanya..

21 September 2020 12:29
Keadaan Mendesak, Muhammadiyah Desak Jokowi Terbitkan Perppu Penundaan Pilkada
Politik

Keadaan Mendesak, Muhammadiy..

21 September 2020 12:26
Muhammadiyah Minta Presiden Evaluasi Penanganan Covid-19, Bila Diperlukan Ambil Alih Dan Pimpin Langsung
Politik

Muhammadiyah Minta Presiden ..

21 September 2020 12:13
Dukung Keluarga Jokowi, Saiful Anam: Kemungkinan Untuk Mengamankan Gerindra Dan Bisnis Sandiaga
Politik

Dukung Keluarga Jokowi, Saif..

21 September 2020 12:05