2024 Masanya Anak Muda, Prabowo Harus Berbesar Hati Dan Menjadi Negarawan

Prabowo Subianto bersama Sandiaga Uno saat debat Pilpre 2019/Net

Prabowo Subianto kembali dikukuhkan sebagai Ketua Umum Partai Gerindra untuk periode 2020-2025 dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra tahun 2020.

"Prabowo persis seperti dugaan saya sebelumnya, mengambil ketum lagi untuk cadangan nyapres lagi 2024," kata pengamat politik, Abdul Hamid kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (11/8).

"Dan seperti diutarakan, Prabowo minta waktu untuk mempertimbangkan (jadi capres) dalam satu sampai satu setengah tahun ke depan? Artinya menimbang-nimbamg kemungkinan untuk maju kembali," lanjut Direktur Visi Indonesia Strategis ini.

Menurut Abdul Hamid, sebetulnya sah-saja Prabowo nyapres kembali, apalagi secara elektoral masih bagus.

Akan tetapi, Indonesia pasca Covid-19 ini harus banyak belajar terkait pentingnya pemimpin yang adaptif dan kontekstual dengan zamannya. Karena sudah pasti, dunia berubah 180 derajat.

"Indonesia butuh pemimpin yang lebih kekinian," sebutnya.

Dan bayangan Abdul Hamid, Indonesia 2024 nanti adalah pertarungan anak-anak muda.

"Kita banyak stok yang bisa mengisi ruang kandidasi Pilpres 2024. Ada Anies, Sandi, RK, Ganjar, Erick dan lain-lain. Semua bagus-bagus untuk Indonesia masa depan," tuturnya.

Dengan demikian, Prabowo harus berbesar hati dan menjadi negarawan yang "membantu" Indonesia dengan "memberikan" kepada anak-anak muda.

"Karena diakui atau tidak, tangan dingin Prabowo-lah yang menghantarkan Jokowi dan Ahok ke Jakarta kala itu. Dan tangan dingin itulah kita uji kembali untuk Indonesia 2024, ketimbang bertarung untuk keempat kalinya," tutup Abdul Hamid.

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Peringatan Muhammadiyah: Elite Jangan Manfaatkan Pandemi Covid-19 Sebagai Komoditas Politik
Politik

Peringatan Muhammadiyah: Eli..

21 September 2020 12:55
Terjangkit Covid-19, Menag Fachrul Razi Jalani Karantina Di Rumah Sakit
Politik

Terjangkit Covid-19, Menag F..

21 September 2020 12:47
Pilkada Bisa Jadi Awal Keretakan Jokowi Dengan NU Dan Muhammadiyah
Politik

Pilkada Bisa Jadi Awal Keret..

21 September 2020 12:45
Ben Bland: Kontradiksi Jokowi Bikin Investor Hingga Kelompok Akademisi Bingung
Politik

Ben Bland: Kontradiksi Jokow..

21 September 2020 12:39
Andi Arief: Ada Sinyal Hanya 31 Persen Partisipasi Pemilih, So?
Politik

Andi Arief: Ada Sinyal Hanya..

21 September 2020 12:29
Keadaan Mendesak, Muhammadiyah Desak Jokowi Terbitkan Perppu Penundaan Pilkada
Politik

Keadaan Mendesak, Muhammadiy..

21 September 2020 12:26
Muhammadiyah Minta Presiden Evaluasi Penanganan Covid-19, Bila Diperlukan Ambil Alih Dan Pimpin Langsung
Politik

Muhammadiyah Minta Presiden ..

21 September 2020 12:13
Dukung Keluarga Jokowi, Saiful Anam: Kemungkinan Untuk Mengamankan Gerindra Dan Bisnis Sandiaga
Politik

Dukung Keluarga Jokowi, Saif..

21 September 2020 12:05