Firli Bahuri Yakin MoU KPK-BPK-Polri-Kejagung Bisa Bawa Indonesia Bebas Korupsi

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri/Net

Penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Polri, dan Kejaksaan Agung merupakan bentuk komitmen bersama antar lembaga negara dalam menjamin keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Begitu tegas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri yang turut menyampaikan rasa terima kasih kepada institusi-institusi yang hadir.

"Ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua BPK RI, yang telah mengadakan acara penandatanganan MoU antara BPK RI dengan Kejaksaan RI, dan BPK RI dengan Polri," ujar Firli Bahuri dalam sambutannya, Selasa (11/8).

Ucapan terima kasih turut ditujukan kepada BPK RI yang telah menuntaskan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2019. Meski di tengah situasi pandemik Covid-19, sambungnya, BPK RI tetap komitmen menunaikan tugas.

"Karena kami menyadari sepenuhnya bahwa tugas pemeriksaan rekan auditor BPK RI sangatlah berat dalam situasi pandemik Covid-19," tuturnya.

Firli mengatakan, sebagaimana hasil LHP-LKPP Tahun 2019 yang diaudit setiap tahun oleh BPK RI, KPK telah meraih opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) selama empat tahun berturut-turut sejak 2016 hingga 2019.

Perolehan opini WTP pemerintah ini merupakan cerminan dari kredibilitas dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.

"Sebagaimana sering disampaikan oleh Bapak Jokowi bahwa setiap rupiah uang rakyat dalam APBN harus digunakan secara bertanggung jawab, harus dikelola dengan transparan dan sebaik-baiknya serta digunakan untuk kepentingan rakyat," kata jenderal polisi bintang tiga ini.

Terakhir, Firli menyatakan bahwa dirinya meyakini dengan kerja sama antar lembaga negara dalam MoU ini akan memberikan jaminan akuntabilitas penegakan hukum di Indonesia. 

"Sehingga Indonesia yang bebas dan bersih dari korupsi bukan hanya mimpi, tetapi akan terus bersemi di NKRI," tutupnya. 

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Peringatan Muhammadiyah: Elite Jangan Manfaatkan Pandemi Covid-19 Sebagai Komoditas Politik
Politik

Peringatan Muhammadiyah: Eli..

21 September 2020 12:55
Terjangkit Covid-19, Menag Fachrul Razi Jalani Karantina Di Rumah Sakit
Politik

Terjangkit Covid-19, Menag F..

21 September 2020 12:47
Pilkada Bisa Jadi Awal Keretakan Jokowi Dengan NU Dan Muhammadiyah
Politik

Pilkada Bisa Jadi Awal Keret..

21 September 2020 12:45
Ben Bland: Kontradiksi Jokowi Bikin Investor Hingga Kelompok Akademisi Bingung
Politik

Ben Bland: Kontradiksi Jokow..

21 September 2020 12:39
Andi Arief: Ada Sinyal Hanya 31 Persen Partisipasi Pemilih, So?
Politik

Andi Arief: Ada Sinyal Hanya..

21 September 2020 12:29
Keadaan Mendesak, Muhammadiyah Desak Jokowi Terbitkan Perppu Penundaan Pilkada
Politik

Keadaan Mendesak, Muhammadiy..

21 September 2020 12:26
Muhammadiyah Minta Presiden Evaluasi Penanganan Covid-19, Bila Diperlukan Ambil Alih Dan Pimpin Langsung
Politik

Muhammadiyah Minta Presiden ..

21 September 2020 12:13
Dukung Keluarga Jokowi, Saiful Anam: Kemungkinan Untuk Mengamankan Gerindra Dan Bisnis Sandiaga
Politik

Dukung Keluarga Jokowi, Saif..

21 September 2020 12:05