Maklumat Merah Putih, Ajak Seluruh Elemen Rakyat Indonesia Bangkit Melawan Kezaliman Dan Ketidakadilan

Aliansi Selamatkan Merah Putih (ASMaPi) menyerahkan naskah Maklumat Merah Putih kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat/Net

Sebanyak 38 organisasi masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Selamatkan Merah Putih (ASMaPi) telah menyusun naskah Maklumat Merah Putih.

Presidium dan Jurubicara (Jubir) ASMaPi, Edy Mulyadi mengatakan, pihaknya telah menyerahkan naskah Maklumat Merah Putih kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Maklumat Merah Putih sendiri merupakan respon atas gagalnya pemerintah dalam mengemban amanat konstitusi.

"Perekonomian nasional sampai kuartal II 2020 terpuruk minus 5,32 persen, kehidupan rakyat kian terjepit oleh naiknya berbagai harga yang tak terkendali, PHK terjadi di mana-mana, lapangan kerja sangat terbatas nyaris tidak ada," bunyi Maklumat Merah Putih yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (13/8).

"Ironisnya, pada saat yang sama, pemerintah membuka pintu lebar-lebar dan menggelar karpet merah bagi masuknya TKA asal China secara masif dan bergelombang," lanjutnya.

Selain itu, fakta-fakta lain gagalnya rezim saat ini di bidang ekonomi adalah KKN yang merajalela, utang ribuan triliunan rupiah yang berbunga sangat tinggi, impor ugal-ugalan dan BUMN menjadi bancakan.

"Di bidang politik dan hukum, terjadi kriminalisasi terhadap rakyat yang kritis dan berseberangan dengan kekuasaan, penegakkan hukum tebang pilih serta pembiaran atas maraknya penghinaan terhadap agama dan tokoh agama," petikan paragraf kedua pada Maklumat Merah Putih.

Pada paragraf ketiga disebutkan, penguasa juga melakukan pembiaran, bahkan memfasilitasi bangkitnya PKI/komunisme. Tidak dicabutnya RUU HIP dari prolegnas adalah bukti terjadinya pembiaran tersebut. Pemerintah justru mengajukan RUU BPIP yang sama sekali tidak rakyat butuhkan.

"Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dan MUI 34 provinsi sudah membuat maklumat terkait kondisi ini. Bahkan dalam seruan berikutnya MUI mengeluarkan peringatan keras dan tegas terhadap penguasa, akan mengerahkan masirah kubro sekaligus menunjuk panglimanya. Namun penguasa membutatulikan mata, telinga dan hatinya," bunyi paragraf keempat pada Maklumat Merah Putih.

Dari berbagai persoalan yang ada, ASMaPi menyatakan tiga sikap.

Pertama, bersama-sama Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK NKRI), Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dan berbagai elemen rakyat Indonesia lainnya, mendukung dan siap mengawal Maklumat MUI yang menolak RUU HIP dan RUU lainnya yang berbau komunis.

Kedua, meminta dengan segala hormat agar MUI segera menyerukan pelaksanaan masiroh kubro sekaligus menunjuk panglima untuk memimpin.

Ketiga, mengajak seluruh elemen rakyat Indonesia untuk bangkit bersama-sama melakukan perlawanan terhadap kezaliman dan ketidakadilan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Pengamat: Pilkada Sebaiknya Dilanjutkan, Karena Bisa Jadi Instrumen Ngerem Resesi
Politik

Pengamat: Pilkada Sebaiknya ..

23 September 2020 18:50
Lanjutkan Kepemimpinan Risma, Eri Cahyadi Fokus Tuntaskan Kemiskinan Berbasis Data
Politik

Lanjutkan Kepemimpinan Risma..

23 September 2020 18:29
Fraksi PAN Sepakat Pilkada Dilanjutkan, Tapi Dengan Empat Syarat
Politik

Fraksi PAN Sepakat Pilkada D..

23 September 2020 18:24
KAMI Serukan Masyarakat Indonesia Turunkan Bendera Setengah Tiang Pada 30 September
Politik

KAMI Serukan Masyarakat Indo..

23 September 2020 18:06
Terganjal Keabsahan Ijazah, 1 Bapaslon Gagal Jadi Peserta Pilkada Merauke 2020
Politik

Terganjal Keabsahan Ijazah, ..

23 September 2020 17:53
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, PAN Minta Jokowi Buka Opsi Tunda Pilkada
Politik

Kasus Covid-19 Terus Meningk..

23 September 2020 17:40
Sudirman Said: Kita Gak Punya Ruang Untuk Bicara Hal Lain, Karena Jargon Politik Mewarnai Seluruh Diskursus
Politik

Sudirman Said: Kita Gak Puny..

23 September 2020 17:40
Prihatin Kebangkitan Komunis, Presidium KAMI Surati Presiden Jokowi, Layangkan Tiga Tuntutan
Politik

Prihatin Kebangkitan Komunis..

23 September 2020 17:39