Kata MRD Demokrat, AHY-Jokowi Kerap Bertemu Bicarakan Masa Depan Bangsa

Wasekjen Partai Demokrat, Muhammad Rifai darus/RMOL

Partai Demokrat yang berada di luar pemerintah atau dengan kata lain oposisi memiliki hubungan yang cukup harmonis dengan Presiden Joko Widodo.

Bahkan, saking harmonisnya, Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono dianggap publik main di'dua kaki'.

Wakil Sekertaris Jenderal Partai Demokrat Muhammad Rifai Darus mengatakan, hubungan AHY dengan Presiden Joko Widodo sangat baik lantaran keduanya kerap bertemu.

"Hubungan AHY dengan Pak Presiden Joko Widodo, saya kira hubungannya sangat luar biasa sangat baik. Mas AHY juga sudah bertemu dengan Pak Jokowi, kemudian beberapa kali pertemuan," ujar Rifai dalam acara diskusi virtual Frontpage 'Ngobrol Bareng Bang Ruslan' dengan tema 'AHY Semakin Aduhai', Kamis (13/8).

MRD -sapaan akrabnya- mengatakan, dua negarawan itu kerap membicarakan perihal masa depan bangsa Indonesia saat bertatap muka.

"Dan semuanya berbicara tentang bangsa dan negara ini. Karena, negarawan saat bertemu, yang dibicarakan tentang masa depan bangsa, dan kehidupan praktik kita dari Sabang sampai Merauke," katanya.

Sehingga, kata Rifai, masyarakat tak perlu khawatir dan meragui hubungan baik antara AHY dengan Jokowi apakah akan bersama pemerintah atau bertahan di oposisi. Lantaran keduanya kerap membicarakan permasalahan bangsa.

"Sehingga saya kira tidak ada hubungan yang perlu dikhawatirkan antara Pak Jokowi dengan Mas AHY. Jadi, kata anak muda zaman sekarang hubungannya adem ayem. Aman-aman saja," tandasnya.

Kolom Komentar


Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020
Video

Tamu Al Fateh | Teguh Timur | CEO RMOL | Owner Malik Arslan | Jakarta | Indonesia | Al fateh carpets

Rabu, 23 September 2020

Artikel Lainnya

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut Izin Eksportir Benih Lobster Pelanggar Hukum
Politik

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut..

24 September 2020 06:37
Istana Merespons Gatot, Sebut Isu PKI Sengaja Didengungkan Jelang 30 September
Politik

Istana Merespons Gatot, Sebu..

24 September 2020 05:51
Pilkada 2020 Tidak Sensitif, Netfid: Nyawa Manusia Tidak Bisa Diganti!
Politik

Pilkada 2020 Tidak Sensitif,..

24 September 2020 05:32
Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang Tak Mau Menunda Pilkada Tidak Yakin Kemampuan Pak Luhut?
Politik

Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang T..

24 September 2020 04:41
Deklarasi KAMI Karawang Terganjal Izin, Syahganda: Pidato Gatot Sudah Dinanti Di Rengasdengklok
Politik

Deklarasi KAMI Karawang Terg..

24 September 2020 03:57
Fahira Idris: PR Nadiem Adalah Jadikan Mapel Sejarah Sebagai Penguat Pendidikan Karakter
Politik

Fahira Idris: PR Nadiem Adal..

24 September 2020 03:29
Jokowi Perlu Undang NU, Muhammadiyah Hingga Komnas HAM Untuk Bahas Pilkada 2020
Politik

Jokowi Perlu Undang NU, Muha..

24 September 2020 03:01
Di Tengah Pandemi, Khofifah Salurkan Beasiswa Rp 11,3 M Untuk 850 Guru Madrasah Diniyah
Politik

Di Tengah Pandemi, Khofifah ..

24 September 2020 02:13