Tahlilan Hari Ketujuh, Suharso Monoarfa Kenang Perjuangan Reni Marlinawati

Tahlilan haru ketujuh Reni Marlinawati/Net

DPP PPP menggelar tahlilan dan doa bersama mengenang 7 hari wafatnya kader mereka, Reni Marlinawati pada Kamis (13/8).

Tahlil dan doa bersama digelar di kediaman almarhumah di Duren Sawit, Jakarta Timur. Acara digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Beberapa kolega ikut berdoa secara virtual melalui aplikasi zoom.

Plt. Ketum PPP Suharso Monoarfa dalam sambutan virtual mengatakan, kader partai seluruh Indonesia berduka atas kehilangan Reni yang cukup mendadak.

"Kita tentu sangat kehilangan beliau, saya tahu adinda Reni Marlinawati adalah kader terbaik yang dimiliki oleh PPP," cerita Suharso sambil meneteskan air mata.

Dikatakan Suharso, Reni merupakan pejuang partai yang tangguh. Bahkan hingga akhir hayatnya Reni sempat akan menghadiri rapat di kantor DPP PPP.

"Kita doakan semoga segala amal ibadah nya diterima Allah SWT," katanya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Ham (Menkopolhukam) Mahfud MD mengungkapkan jika almarhumah adalah sosok pejuang yang tangguh khususnya di bidang pendidikan.

"Terutama dalam memperjuangkan pendidikan, pendidikan Islam. Bahkan juga politik Islam agar proporsional dalam membangun bangsa dan negara yang selalu diperjuangkannya hingga ia meninggal," ungkap Mahfud yang memberikan sambutan secara khusus.

Dirinya pun mengajak seluruh elemen masyarakat mendoakan Reni dan keluarga yang ditinggalkan.

"Mudah-mudahan almarhumah mendapatkan surga di sisi Nya, dan diampuni segala dosanya serta keluarganya diberikan ketabahan," tutupnya.

Gelaran doa bersama dan tahlil mengenang wafatnya Reni tersebut dihadiri secara langsung Ketua Majelis Pakar PPP, Lukman Hakim Saifuddin, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid dan KH. Muhyiddin Ishak pengasuh Ponpes Miftahul Ulum Jakarta juga beberapa rekan almarhumah baik di partai maupun organisasi-organisasi.

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Pengamat: Pilkada Sebaiknya Dilanjutkan, Karena Bisa Jadi Instrumen Ngerem Resesi
Politik

Pengamat: Pilkada Sebaiknya ..

23 September 2020 18:50
Lanjutkan Kepemimpinan Risma, Eri Cahyadi Fokus Tuntaskan Kemiskinan Berbasis Data
Politik

Lanjutkan Kepemimpinan Risma..

23 September 2020 18:29
Fraksi PAN Sepakat Pilkada Dilanjutkan, Tapi Dengan Empat Syarat
Politik

Fraksi PAN Sepakat Pilkada D..

23 September 2020 18:24
KAMI Serukan Masyarakat Indonesia Turunkan Bendera Setengah Tiang Pada 30 September
Politik

KAMI Serukan Masyarakat Indo..

23 September 2020 18:06
Terganjal Keabsahan Ijazah, 1 Bapaslon Gagal Jadi Peserta Pilkada Merauke 2020
Politik

Terganjal Keabsahan Ijazah, ..

23 September 2020 17:53
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, PAN Minta Jokowi Buka Opsi Tunda Pilkada
Politik

Kasus Covid-19 Terus Meningk..

23 September 2020 17:40
Sudirman Said: Kita Gak Punya Ruang Untuk Bicara Hal Lain, Karena Jargon Politik Mewarnai Seluruh Diskursus
Politik

Sudirman Said: Kita Gak Puny..

23 September 2020 17:40
Prihatin Kebangkitan Komunis, Presidium KAMI Surati Presiden Jokowi, Layangkan Tiga Tuntutan
Politik

Prihatin Kebangkitan Komunis..

23 September 2020 17:39