Maklumat KAMI Masih Ruwet Gara-gara Persoalan Bangsa Yang Terlalu Banyak

Inisiator KAMI, Adhie Massardi saat jadi narasumber acara Tanya Jawab Cak Ulung/Repro

Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) akan menyampaikan kepada rakyat Indonesia maklumat persoalan bangsa bertepatan hari lahir konstitusi, UUD 1945.

Inisiator KAMI, Adhie Massardi mengatakan, hingga saat ini para tokoh yang mendukung dan menyatakan bergabung masih mengumpulkan dan menyimpulkan pokok-pokok persoalan bangsa Indonesia saat ini.

Adhie mengurai bahwa para tokoh, mulai dari Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin, hingga para aktivis seperti Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, Said Didu, dan dirinya bergabung ke KAMI karena mempunyai visi dan misi yang sama untuk menyelamatkan Indonesia

"Dari kesimpulan teman-teman sih memang ini masih digarap karena ruwet, ruwetnya itu jadi bukan persoalan apa-apa, karena ruwetnya persoalan bangsa yang harus diselesaikan," ujar Adhie Massardi saat menjadi narasumber acara diskusi Tanya Jawab Cak Ulung berteman "Seputar Aksi Menyelamatkan Indonesia" yang diselenggarakan RMOL TV, Jumat (14/8).

Adhie menargetkan dalam waktu satu atau dua hari ke depan pokok-pokok persoalan bangsa Indonesia bisa tersimpulkan. Sehingga, pada 18 Agustus 2020 nanti akan disampaikan maklumat KAMI ke publik.

"Jadi maklumat nanti mungkin akan dibacakan pas tanggal 18 Agustus, dibacakan bukan tuntutan ya, dibacakan kepada publik bahwa ini loh masalahnya, kemudian ini loh orang yang harus menyelesaikannya," jelas Adhie.

Hal itu harus dilakukan karena KAMI meyakini bahwa penyelenggara negara tidak mengetahui permasalahan bangsa Indonesia saat ini.

"KAMI yakin bahwa mereka (penyelenggara negara) tuh nggak tahu tugas dan tanggungjawabnya. Jadi ini loh kita angkat ini persoalan-persoalan yang banyak sebagian besar tidak bisa kita catat," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Peringatan Muhammadiyah: Elite Jangan Manfaatkan Pandemi Covid-19 Sebagai Komoditas Politik
Politik

Peringatan Muhammadiyah: Eli..

21 September 2020 12:55
Terjangkit Covid-19, Menag Fachrul Razi Jalani Karantina Di Rumah Sakit
Politik

Terjangkit Covid-19, Menag F..

21 September 2020 12:47
Pilkada Bisa Jadi Awal Keretakan Jokowi Dengan NU Dan Muhammadiyah
Politik

Pilkada Bisa Jadi Awal Keret..

21 September 2020 12:45
Ben Bland: Kontradiksi Jokowi Bikin Investor Hingga Kelompok Akademisi Bingung
Politik

Ben Bland: Kontradiksi Jokow..

21 September 2020 12:39
Andi Arief: Ada Sinyal Hanya 31 Persen Partisipasi Pemilih, So?
Politik

Andi Arief: Ada Sinyal Hanya..

21 September 2020 12:29
Keadaan Mendesak, Muhammadiyah Desak Jokowi Terbitkan Perppu Penundaan Pilkada
Politik

Keadaan Mendesak, Muhammadiy..

21 September 2020 12:26
Muhammadiyah Minta Presiden Evaluasi Penanganan Covid-19, Bila Diperlukan Ambil Alih Dan Pimpin Langsung
Politik

Muhammadiyah Minta Presiden ..

21 September 2020 12:13
Dukung Keluarga Jokowi, Saiful Anam: Kemungkinan Untuk Mengamankan Gerindra Dan Bisnis Sandiaga
Politik

Dukung Keluarga Jokowi, Saif..

21 September 2020 12:05