Begini Cara Pemerintah Lindungi UMKM Terimbas Pandemik Corona

ilustrasi UMKM/Net

Dalam menghadapi pandemik virus corona baru (Covid-19), pemerintah telah menyiapkan payung hukum untuk melindungi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui omnibus law Rancangan Undang Undang Cipta Kerja.

Selain itu, pemerinta telah menelorkan kebijakan dukungan berupa restrukturisasi kredit, subsidi bunga dan akses permodalan. Tujuannya agar  sektor UMKM tidak mengalami dampak ekonomi serius yang mengakibatkan krisis.

Demikian disampaikan Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Kelautan dan perikanan (KKP), Iis Edhy Prabowo ketika menjadi Keynote Speaker dalam acara Webinar bertema “Mendulang Rupiah Melalui Pemanfaatan Cangkang Kerang dan Kulit Ikan” yang digelar Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, KKP, Selasa (18/).

“Di mana dalam Omnibus Law itu, mengatur tentang kemudahan pembuatan usaha tingkat menengah. Jadi aturan dan birokrasinya diubah jadi businessman friendly. Jadi tidak ada lagi pungli dan suap,” kata Anggota Komisi V DPR RI ini.

Iis mengatakan, saat ini telah ada Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 14 Mei 2020 sebagai bentuk dukungan dan dorongan pemerintah terhadap penggunaan produk-produk lokal.

“Di mana dalam Omnibus Law itu, mengatur tentang kemudahan pembuatan usaha tingkat menengah. Jadi aturan dan birokrasinya diubah jadi businessman friendly. Jadi tidak ada lagi pungli dan suap,” kata Anggota Komisi V DPR RI ini.

Istri Menteri KKP Edhy Prabowo ini menjelaskan bahwa sektor yang menjadi prioritas untuk diselamatkan pemerintah selama masa pandemi Covid-19 saat ini adalah UMKM. Alasannya adalah sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia.

“Pemerintah memberikan dukungan yakni restrukturasi kredit UMKM, dibarengi dengan subsidi bunga dan memberikan kemudahan untuk mendapatkan kredit modal kerja baik melalui penempatan dana murah pada perbankan maupun penjaminan kredit,” kata Iis.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Senior LIPI: PDIP Belum Legowo Karena Jokowi Tidak Penuhi Keinginan Mega
Politik

Senior LIPI: PDIP Belum Lego..

28 Oktober 2020 18:50
Siti Zuhro: Seyogyanya Partai Pendukung Utama Dapat Porsi Besar
Politik

Siti Zuhro: Seyogyanya Parta..

28 Oktober 2020 18:29
Ganjar Dan Anies Potensial Di 2024, Pengamat: Peta Politiknya Mirip Pilpres 2019
Politik

Ganjar Dan Anies Potensial D..

28 Oktober 2020 18:25
IPO: Jokowi Mungkin Saja Melakukan Reshuffle Jika Ada Yang Memantik
Politik

IPO: Jokowi Mungkin Saja Mel..

28 Oktober 2020 17:53
Berambisi Menangkan Pilkada, Demokrat Gerakkan Roda Partai Mirip Total Football
Politik

Berambisi Menangkan Pilkada,..

28 Oktober 2020 17:52
Fadli Zon Kepada Henry Subiakto: Banyakin Baca Pak Profesor, Jangan Keberatan Gelar
Politik

Fadli Zon Kepada Henry Subia..

28 Oktober 2020 17:42
Survei Pilpres 2024: Tito Punya Elektabilitas, Bahkan Mengancam Prabowo
Politik

Survei Pilpres 2024: Tito Pu..

28 Oktober 2020 17:37
Survei Kandidat Capres 2024, IPO: Ganjar Dan Prabowo Masih Teratas
Politik

Survei Kandidat Capres 2024,..

28 Oktober 2020 17:28