Tito Ingatkan Anak Buahnya Harus Punya Kesungguhan Melayani Masyarakat

Menadgri Tito Karnavian/Net

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan komitmen pada reformasi birokrasi saat pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) Kemendagri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Tujuannya, untuk mendukung proses pelayanan kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang lebih efisien, efektif dan lebih baik,

Hal tersebut juga sekaligus mendukung salah satu visi Presiden Joko Widodo yaitu Reformasi Birokrasi menuju Indonesia Maju.

“Presiden dalam salah satu visi beliau adalah melakukan reformasi birokrasi, karena birokrasi dianggap berbelit-belit. Birokrasi penting bagian dari administrasi dan organisasi, tetapi jangan sampai membuat yang mudah menjadi sulit,” tegas Mendagri.

Salah satu reformasi birokrasi yang telah dilakukan di Kemendagri ialah reformasi struktural agar lembaga-lembaga semakin sederhana, simple dan lincah seperti arahan Presiden Joko Widodo.

Tito mencontohkan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri yang melakukan terobosan dengan membuat sistem Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM).

“Terobosan yang baik, tapi bisa saja karena ini bukan vertikal penuh satu komando para pejabat di daerah bisa saja mentalitasnya masih belum berubah,” tuturnya pada saat Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) Kemendagri dan BNPP serta Pejabat Fungsional Ahli Utama, Jakarta Pusat, Selasa (18/8).

Selain itu, Mendagri juga meminta ada terobosan-terobosan di bidang lain seperti pengurusan keuangan daerah, APBD atau tunjangan daerah agar para pejabat yang baru bisa dikerahkan untuk melakukan perbaikan.

“Saya minta kita kerjasama mengubahnya, untuk itulah saya minta rekan-rekan pejabat Eselon I bisa mengendalikan bawahannya termasuk Eselon II. Eselon II juga bisa melakukan perbaikan di bawahnya,” tuturnya.

Kemudian, Mendagri mengajak agar para pejabat Eselon II yang baru dilantik dapat menunjukkan kesungguhan dalam melayani masyarakat, bangsa dan negara.

“Untuk itu rekan-rekan dengan amanah baru ini betul-betul disyukuri dan jaga betul amanah itu, jangan sampai kepercayaan para pimpinan rekan-rekan termasuk pimpinan yang lebih tinggi menjadi hilang. Kepercayaan itu tidak gampang, kepercayaan dibentuk melalui proses waktu, sejalan dengan kebersaman,” tutupnya.

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Ketua JoMan: Jokowi Kerja Siang Malam, Pembantunya Sibuk Bisnis Dan Berpolitik
Politik

Ketua JoMan: Jokowi Kerja Si..

20 Oktober 2020 12:48
Sambut Baik Pedoman Indo-Pasifik Jerman, Menko Luhut Ajak Investor Jadikan Indonesia Hub Manufaktur
Politik

Sambut Baik Pedoman Indo-Pas..

20 Oktober 2020 12:34
Benarkan Akan Ditangkap, Ahmad Yani: Saya Tanya Apa Salahnya, Mereka Nggak Bisa Jawab
Politik

Benarkan Akan Ditangkap, Ahm..

20 Oktober 2020 12:17
PSBB Ketat Dianggap Bikin Pemulihan Ekonomi Tertahan, Gerindra DKI: Setiap Kebijakan Pasti Memiliki Dampak
Politik

PSBB Ketat Dianggap Bikin Pe..

20 Oktober 2020 11:57
Partai Golkar Galakkan Gerakan 3M Di Perayaan HUT Ke-56
Politik

Partai Golkar Galakkan Gerak..

20 Oktober 2020 11:55
Pemuda Muhammadiyah Apresiasi Kegigihan Pemerintah Mendapatkan Vaksin
Politik

Pemuda Muhammadiyah Apresias..

20 Oktober 2020 11:40
Mau Uang Secepat Kilat? Jokowi Disarankan Jalankan UU MLA Bukan Omnisbus Law
Politik

Mau Uang Secepat Kilat? Joko..

20 Oktober 2020 11:37
Penilaian Mardani, Penegakan Hukum Era Jokowi Jauh Dari Harapan
Politik

Penilaian Mardani, Penegakan..

20 Oktober 2020 10:57