Lestari Moerdijat: Penyaluran Bantuan Ke Pelaku UMKM Harus Tepat Sasaran

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat/Net

Pemerintah dan masyarakat diminta mengawasi penyaluran bantuan produktif usaha mikro senilai Rp 2,4 juta per pelaku UMKM itu agar tepat sasaran.

"Melihat singkatnya proses persiapan penyaluran bantuan untuk UMKM ini, saya menyarankan agar dilakukan pengawasan yang ketat dalam penyalurannya," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, Minggu (23/8).

Menurut Lestari, realisasi program bantuan ini terbilang cepat. Pada 11 Agustus 2020, program bantuan untuk UMKM ini diumumkan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Pemerintah menargetkan, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, ada 4,5 juta pelaku UMKM yang akan menerima bantuan tersebut pada Agustus 2020 dan pada akhir September 2020 direncanakan 9,1 juta pelaku UMKM sudah bisa menikmati bantuan tersebut.

Melihat singkatnya waktu penyaluran, Rerie berharap, proses penyalurannya harus diawasi dengan ketat.

Menurut Legislator Partai Nasdem itu, pengawasan bisa dimulai dari data base penerima bantuan.

"Proses verifikasi antara data yang dimiliki Pemerintah dengan kenyataan di lapangan harus dilakukan dengan benar," ujar Rerie.

Langkah tersebut, jelasnya, antara lain untuk menghindari terjadinya penyelewengan dana bantuan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Demikian juga, menurut Rerie, para penerima bantuan diwajibkan memberikan laporan pemanfaatan dana tersebut agar bantuan tersebut tepat pemanfaatannya, sesuai yang direncanakan.

Selain itu, ujar Rerie, Pemerintah juga harus bisa memastikan bahwa pelaku UMKM yang mendapat bantuan sudah dibekali keterampilan beradaptasi melalukan inovasi produk untuk menyesuaikan permintaan pasar yang baru, di tengah pandemi Covid-19 ini.

"Pelaku UMKM yang terdaftar menerima bantuan dana, diharapkan juga mendapat keterampilan agar bisa beradaptasi menjalankan usaha di tengah pandemi Covid-19," tegas Rerie.

Waktu untuk mengatasi ancaman resesi ekonomi di dalam negeri, menurut Rerie, relatif singkat. Perlu kerja sama yang baik antara Pemerintah dan masyarakat untuk menggerakkan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19.

Keseimbangan antara upaya pengendalian Covid-19 dan penyelamatan ekonomi nasional dari resesi, menurut Rerie, baru bisa dilakukan dengan baik bila masyarakat memiliki pandangan yang sama dengan Pemerintah dalam menghadapi situasi saat ini.

Disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan memakai sabun, dalam keseharian, kata dia, merupakan salah satu bentuk dukungan masyarakat yang sangat diperlukan saat ini.

"Perlu dorongan dari para tokoh masyarakat, agar masyarakat bisa bergerak bersama Pemerintah untuk mengatasi krisis di bidang kesehatan dan ekonomi saat ini," pungkas Rerie.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Silahkan Megawati Salahkan Demo Anarkis, Tapi Tidak Boleh Asal Tuduh Pada Milenial
Politik

Silahkan Megawati Salahkan D..

30 Oktober 2020 06:33
Kembalikan Kepercayaan Publik, Jokowi Disarankan Segera Rombak Kabinetnya
Politik

Kembalikan Kepercayaan Publi..

30 Oktober 2020 06:22
Bukan PDIP, Selama Jadi Presiden Jokowi Bergantung Pada Luhut, Airlangga Dan BG
Politik

Bukan PDIP, Selama Jadi Pres..

30 Oktober 2020 06:01
Suharso Naik Jet Pribadi Saat Urus Partai, PPP: Tidak Gunakan Dana Partai
Politik

Suharso Naik Jet Pribadi Saa..

30 Oktober 2020 01:59
Wiku Adisasmito: Sumpah Pemuda Harus Jadi Momen Persatuan Lawan Covid-19
Politik

Wiku Adisasmito: Sumpah Pemu..

29 Oktober 2020 23:37
Di Hadapan Pompeo, GP Ansor Bicara Islam Kasih Sayang
Politik

Di Hadapan Pompeo, GP Ansor ..

29 Oktober 2020 22:38
Cakada Mura Diduga Positif Covid-19, MAKI: Tanda Tanya Besar, Kenapa Ditutupi?
Politik

Cakada Mura Diduga Positif C..

29 Oktober 2020 22:25
Milenial Dikritik Mega, FAM-I: Jangan Ciut, Mereka Tak Siap Dengan Perubahan
Politik

Milenial Dikritik Mega, FAM-..

29 Oktober 2020 21:59