Sri Mulyani: Subsidi Rp 600 Ribu Bagi Pekerja Bergaji Di Bawah Rp 5 Juta Mulai Disalurkan

Menkeu Sri Mulyandi di DPR/Net

Pemerintah telah merealisasikan subsidi Rp 600ribu per bulan selama empat bulan kepad para pekerja yang gajinya di bawah Rp 5 juta per bulan yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani di hadapan anggota Komisi XI DPR RI saat rapat kerja bersama menyampaikan bahwa program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dengan memberikan 15,7 juta pekerja anggota BPJS Ketenagakerjaan yang pendapatannya di bawah Rp 5juta dan terdaftar di dalam Jamsostek yaitu BPJS Ketenagakerjaan per Juni 2020 dan telah memiliki nama dan nomor rekening.

“Data kepersertaan BP Jamsostek dan instansi terkait yang merupakan sumber datanya juga ada isu seperti guru honorer yang dimasukkan di dalam mereka yang mendapatkan manfaat ini baik yang sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan maupun yang sekarang dalam proses penyempurnaan database yang ada di Kemendikbud maupun Menpan RB,” ujar Sri Mulyani di ruang rapat Komisi XI, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (24/9).

Menkeu dua periode ini menambahkan, anggaran yang disiapkan oleh pemerintah dalam program  ini senilai Rp 37,87 triliun dan sudah dikeluarkan dalam dokumen anggaran atau DIPA.

“Bantuannya adalah sama standar Rp 600.000 per bulan untuk 4 bulan, untuk ini dilakukan transfer langsung dalam dua kali penyaluran,” katanya.

Dia mengatakan, untuk tahap awal, pemerintah telah mengeluarkan dana tersebut dan membagiknnya kepada para pekerja di bawah Rp 5 juta mulai Senin (24/8).

“Jadi berbeda dengan Banpres produktif yang ini adalah dua kali transfer dan untuk ini Kementerian Tenaga Kerja Sudah mengeluarkan Permenakarnya dan DIPA sudah diterbitkan sehingga mulai 24 Agustus ini sudah mulai bisa disalurkan tahap pertamanya,” tandasnya.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Penjelasan Kemendagri Soal KTP-El Yang Masih Banyak Difotokopi
Politik

Penjelasan Kemendagri Soal K..

04 Maret 2021 19:53
Haris Rusly Moti: Dugaan Suap Ditjen Pajak, Bukti Kegagalan Sri Mulyani
Politik

Haris Rusly Moti: Dugaan Sua..

04 Maret 2021 19:34
Benci Produk Impor Ala Jokowi, PAN: Bagian Dari Mencintai Tanah Air
Politik

Benci Produk Impor Ala Jokow..

04 Maret 2021 19:11
Ketua DPD RI Beri Pesan Khusus Jelang Peluncurkan Kartu Prakerja Calon Pengantin
Politik

Ketua DPD RI Beri Pesan Khus..

04 Maret 2021 19:00
Tolak KLB, Demokrat Karanganyar: Insya Allah Tidak Ada Pembelot
Politik

Tolak KLB, Demokrat Karangan..

04 Maret 2021 18:46
Benarkan Ada Acara Di Sibolangit, Marzuki Alie: Besok Saya Berangkat
Politik

Benarkan Ada Acara Di Sibola..

04 Maret 2021 18:29
Jokowi Gaungkan Benci Produk Luar Negeri, Ubedilah: Hanya Gimmick Agar Terlihat Nasionalis
Politik

Jokowi Gaungkan Benci Produk..

04 Maret 2021 17:21
Pendiri Dan Deklarator: Tak Akan Ada Partai Demokrat Tanpa SBY
Politik

Pendiri Dan Deklarator: Tak ..

04 Maret 2021 17:10