Lewat Sidang Paripurna, Gus Yani Resmi Dicopot Dari Jabatan Ketua DPRD Gresik

Gus Yani resmi dilengserkan dari jabatan Ketua DPRD Kabupaten Gresik/RMOLJatim

Fandi Ahmad Yani (Gus Yani) telah resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Gresik, dalam sidang paripurna yang digelar di gedung legislatif setempat.

Wakil Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim yang menjadi pimpinan sidang paripurna mengatakan, keputusan itu dilakukan sebagai tindaklanjut surat usulan pergantian pimpinan parlemen yang dilayangkan DPC PKB Gresik.

Sesuai surat dari DPC PKB Gresik dengan Nomor 4823/DPC-03/V/A2/VII/2020, tentang perubahan usulan pergantian pimpinan DPRD periode 2019-2024 yang ditandatangani oleh Ketua DPC PKB Gresik Moh Qosim dan Sekretaris Imron Rosyadi.

Salah satu klausulnya adalah menyatakan menarik Fandi Ahmad Yani dari Ketua DPRD Gresik dan menunjuk Moh Abdul Qodir sebagai pengantinya.

"Dengan demikian, terhitung sejak diputuskan dalam agenda sidang paripurna. Maka, Fandi Ahmad Yani sudah tidak lagi menjabat (ditarik) dari jabatannya sebagai Ketua DPRD Gresik," ujarnya, Selasa (25/8), dilansir Kantor Berita RMOLJatim.

Pascasidang paripurna, lanjut Nurhamim, pihaknya melalui sekretariat dewan (Setwan) mengirim surat usulan pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Gresik kepada Gubernur Jawa Timur melalui Bupati Gresik.

"Mekanismenya surat surat pengajuan pergantian Ketua DPRD itu, yang mengirim adalah Bupati ke Gubernur," tuturnya.

"Waktu pengiriman surat tersebut, DPRD dan Bupati memiliki waktu 7 hari ke depan untuk mengirimnya ke Gubernur. Begitu pun saat surat keputusan (SK) pelantikan turun dari Gubernur, juga dikirim pihak dari Gubenur ke Bupati. Baru kemudian diserahkan ke DPRD untuk dilaksanakan pelantikan," ungkapnya.

Mekanisme itu, menurut Nurhamim, sesuai dengan pasal 49 pada Peraturan DPRD Gresik nomor 1 tahun 2019, tentang tata tertib (Tatib) Anggota Dewan. Sehingga, dengan ketentuan yang berlaku proses pergantian hingga pelantikan pimpinan DPRD akan memakan waktu sekitar satu bulan.

Saat ditanya dengan Ketua yang belum definitif, apakah kegiatan legislasi bisa berjalan normal, Nurhamim memastikan tugas-tugas pimpinan dan DPRD Gresik akan berjalan seperti biasanya. Meski, Ketua DPRD nya masih sementara.

Sebab, masih ada tiga unsur pimpinan lain yang bersifat kolektif kolegial. Yakni Wakil Ketua Asluchul Alif (Gerindra), Ahmad Nurhamim (Golkar), dan Mujid Riduan (PDIP).

"Kami bertiga yang akan melaksanakan tugas dan fungsi sesuai tupoksi masing-masing, sambil menunggu jabatan Ketua DPRD Gresik yang baru dilantik," tambahnya.

"Apalagi saat ini, DPRD Gresik memiliki sejumlah agenda kerja krusial. Seperti, pembahasan dan pengesahan PAPBD 2020 dan RAPBD 2021, juga sejumlah agenda lain yang harus segera dituntaskan," tandas Nurhamim.

Untuk diketahui, penarikan Gus Yani dari kursi Ketua DPRD Gresik karena yang bersangkutan maju sebagai bakal calon Bupati Gresik berpasangan dengan Aminatun Habibah pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Padahal, DPP PKB sebagai pertai yang mendapuknya menjadi Ketua DPRD Gresik telah merekomendasi Mohammad Qosim yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Gresik berpasangan dengan Asluchul Alif.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Pendemi Covid-19, Ilhami Sari Rogo Wujudkan Agrowisata Unila dan Hortipark Pesawaran

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Kecam Pembunuhan Sadis Di Sigi, PB HMI: BNPT Ngapain Aja?
Politik

Kecam Pembunuhan Sadis Di Si..

02 Desember 2020 05:47
Beda Dengan Era Edhy Prabowo, Fahri Hamzah: KKP Zaman Susi Pudjiastuti Banyak Nelayan Dipenjara
Politik

Beda Dengan Era Edhy Prabowo..

02 Desember 2020 03:46
Jelang Pencoblosan Pilkada 2020, AHY Turun Gunung Kampanye Di Karawang
Politik

Jelang Pencoblosan Pilkada 2..

02 Desember 2020 02:26
FRPB Minta Satgas Covid-19 Bogor Tegas Dan Jemput Habib Rizieq
Politik

FRPB Minta Satgas Covid-19 B..

02 Desember 2020 02:09
Aziz Syamsuddin: Papua Bagian Tidak Terpisahkan Dari NKRI
Politik

Aziz Syamsuddin: Papua Bagia..

02 Desember 2020 00:35
Efektif Kampanye Di Media Sosial, Eri-Armuji Unggul Di Kelompok Pemilih Usia Muda
Politik

Efektif Kampanye Di Media So..

01 Desember 2020 23:27
Edhy Prabowo Tersangka, Effendi Gazali: Saya Akui Gagal Sebagai Penasihat
Politik

Edhy Prabowo Tersangka, Effe..

01 Desember 2020 23:18
Cak Nanto: Plesetkan Azan Jadi Ajakan Jihad Itu Penistaan Agama
Politik

Cak Nanto: Plesetkan Azan Ja..

01 Desember 2020 23:03