Pemerintah Bayar Influencer Rp 90,4 M, Babe Saidi: Buat Ape?

Budayawan Ridwan Saidi dalam obrolan bareng Bang Ruslan secara virtual/RMOL

Penggunaan influencer oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo yang menelan biaya sekitar Rp 90,4 miliar disayangkan budayawan senior, Ridwan Saidi.

Sebab Menurutnya, penggunaan influencer untuk membangun citra positif dalam kebijakan yang dilakukan pemerintah tak akan bertahan lama, apalagi membekas di masyarakat.

"Sekarang ada dana untuk influencer, hanya untuk pencitraan. Citra itu bahasa Melayu, artinya bayangan. Ya buat ape?" ucap Ridwan Saidi saat menjadi narasumber dalam diskusi virtual bertema '75 Tahun Merdeka, Besok Mau Apa?' yang digelar Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (25/8).

Menurut Babe Saidi, sapaan karib budayawan tanah Betawi itu, dahulu ketika era orde lama pun tidak ada istilah buzzer yang berperan untuk memperbaiki citra pemerintah.

"Kalau dulu nggak ada ginian. Paling dulu tuh ada Bansoek (Barisan Soekarno)," kenangnya bercerita.

Lebih lanjut, Babe Saidi menyatakan adanya influencer yang disebut-sebut seperti buzzer politik itu menunjukkan rendahnya kualitas komunikasi. Ini sedikit banyaknya akan berpengaruh pada demokratisasi di Indonesia.
 
"Yang pasti buzzer itu under quality. Komunikasinya enggak bagus. Demokrasi di Indonesia bisa berubah jadi komersialisasi," pungkasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Fokus Bawaslu Jabar Di Pilkada 2020: Awasi Netralitas ASN
Politik

Fokus Bawaslu Jabar Di Pilka..

21 Oktober 2020 12:39
Aktivis Diperlakukan Sopan Era Belanda, Warganet: Benar Kata Pak Rizal Ramli Di ILC
Politik

Aktivis Diperlakukan Sopan E..

21 Oktober 2020 12:27
Novita Wijayanti Berharap Pemerintah Dapat Lewati Fase Sulit Corona
Politik

Novita Wijayanti Berharap Pe..

21 Oktober 2020 11:53
Antisipasi Terpapar Covid-19, Komisi B DPRD DKI Pilih Gelar Rapat Di Bogor
Politik

Antisipasi Terpapar Covid-19..

21 Oktober 2020 11:48
Evaluasi Setahun Jokowi-Maruf, Eddy Soeparno: Pembangkit Listrik EBT Perlu Disegerakan
Politik

Evaluasi Setahun Jokowi-Maru..

21 Oktober 2020 11:45
Catatan KAMI Setahun Jokowi-Maruf: Kemiskinan Meningkat Tajam, Tapi Utang Naik Dua Kali Lipat Dari Era Soekarno Sampai SBY
Politik

Catatan KAMI Setahun Jokowi-..

21 Oktober 2020 11:45
Menilai Wajar Masyarakat Tak Puas Dengan Kinerja Jokowi-Maruf, Mahfud MD: Tingkat Kepercayaan Masih 68 Persen
Politik

Menilai Wajar Masyarakat Tak..

21 Oktober 2020 11:28
Mahfud Minta Kritik Pada MA Dan KPK Dipisah Dari Pemerintah
Politik

Mahfud Minta Kritik Pada MA ..

21 Oktober 2020 11:19