DPP KNPI Sesalkan Ahmad Riza Patria Terima SK Caretaker Sempalan KNPI DKI Jakarta

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menerima audiensi serta menerima SK salah satu pihak yang mengklaim sebagai caretaker Ketua DPD KNPI DKI Jakarta/Net

Keputusan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menerima audiensi serta menerima SK salah satu pihak yang mengklaim sebagai caretaker Ketua DPD KNPI DKI Jakarta Ichwanul Muslimin berbuntut penolakan.

Pasalnya beberapa pihak menganggap tidak pernah ada caretaker Ichwanul Muslimin, apalagi yang mengklaim adalah salah satu kubu KNPI versi Noer Fajriansyah atau Fajri.

Rasminto, salah satu Ketua DPP KNPI menganggap keputusan Wagub DKI menerima klaim caretaker KNPI versi Fajri adalah cerminan kurangnya sensitifitas dalam melihat kondisi kepemudaan di Jakarta saat ini.

"Ini menunjukkan ketidakmampuan wagub untuk menyatukan pemuda DKI Jakarta. Seharusnya wagub bisa lebih sensitif dan tidak memperkeruh situasi dengan menerima SK caretaker untuk KNPI DKI Jakarta," ujar Rasminto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/8).

Lebih lanjut, Rasminto mengungkapkan, seluruh DPD II KNPI Kota se DKI Jakarta serta pengurus DPD KNPI DKI Jakarta sudah solid menolak adanya caretaker versi Fajri.

"Seluruh unsur DPD KNPI Kota se Jakarta dan pengurus DPD KNPI DKI Jakarta tegas menolak adanya carataker versi KNPI Fajri di DKI Jakarta," katanya.

Menurutnya, caretaker versi KNPI Fajri hanya menambah benih-benih perpecahan kepemudaan di DKI Jakarta.

"Anehnya, kenapa Wagub DKI Jakarta yang notabene adalah eks aktivis KNPI justru memfasilitasi careteker tersebut," sesalnya.

"Jangan sampai muncul kesan ini Wagub DKI Jakarta tidak faham tentang merawat keharmonisan pemuda di DKI Jakarta," pungkas Sekretaris Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Jakarta Timur itu.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Wiku Adisasmito: Sumpah Pemuda Harus Jadi Momen Persatuan Lawan Covid-19
Politik

Wiku Adisasmito: Sumpah Pemu..

29 Oktober 2020 23:37
Di Hadapan Pompeo, GP Ansor Bicara Islam Kasih Sayang
Politik

Di Hadapan Pompeo, GP Ansor ..

29 Oktober 2020 22:38
Cakada Mura Diduga Positif Covid-19, MAKI: Tanda Tanya Besar, Kenapa Ditutupi?
Politik

Cakada Mura Diduga Positif C..

29 Oktober 2020 22:25
Milenial Dikritik Mega, FAM-I: Jangan Ciut, Mereka Tak Siap Dengan Perubahan
Politik

Milenial Dikritik Mega, FAM-..

29 Oktober 2020 21:59
Soroti Surat Utang, RR: Prestasi Menkeu
Politik

Soroti Surat Utang, RR: Pres..

29 Oktober 2020 21:33
Ramai Seruan Boikot Produk Prancis, JMI: Umat Jangan Mudah Jadi Alat Bentur
Politik

Ramai Seruan Boikot Produk P..

29 Oktober 2020 20:43
BEM SI: Kontribusi Milenial Banyak, Belum Terlihat Apa Sengaja Tidak Dilihat?
Politik

BEM SI: Kontribusi Milenial ..

29 Oktober 2020 20:22
DPR RI: Duta Besar Prancis Harus Minta Maaf Pada Muslim Indonesia Atas Nama Presiden Macron
Politik

DPR RI: Duta Besar Prancis H..

29 Oktober 2020 20:16