BLT Tenaga Kerja Berpotensi Tidak Adil, Gde Siriana: Bagaimana Yang Di-PHK Dan Gajinya Dipotong?

Direktur Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf/Net

Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi tenaga kerja berpendapatan Rp 5 juta ke bawah yang akan dicairkan akhir bulan Agustus ini oleh pemerintah dipertanyakan penyalurannya.

Salah satunya disampaikan oleh Direktur Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf, yang menilai BLT tenaga kerja rawan bermasalah.

"Ada dua potensi masalah dalam program BLT Tenaga Kerja," katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (27/8).

Lebih rinci, aktivis Bandung Intiative ini menjabarkan satu persatu dari masalah-masalah yang kemungkinan bakal terjadi di program BLT Tenaga Kerja tersebut.

Di mana yang pertama, dia mengkhawatirkan adanya penerima manfaat BLT tenaga kerja yang sebelumnya telah menerima bantuan pemerintah dari program yang lainnya.

"Satu itu terkait bantuan yang dobel, diterima satu orang via dua program, BLT dan Kartu Pra Kerja," ungkapnya.

Kemudian masalah kedua, lanjut Gde Siriana, adalah masih terkait dengan maslaah pertama, yakni muncul ketidakadilan dalam hal implementasi program tersebut.

"Ketidakadilan pada pekerja di sektor-sektor lain. Juga pekerja yang sudah di PHK, atau gajinya sedikit di atas Rp 5 juta tapi sudah dipotong 50-75 persen. Bagaimana?" demikian Gde Siriana.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Wiku Adisasmito: Sumpah Pemuda Harus Jadi Momen Persatuan Lawan Covid-19
Politik

Wiku Adisasmito: Sumpah Pemu..

29 Oktober 2020 23:37
Di Hadapan Pompeo, GP Ansor Bicara Islam Kasih Sayang
Politik

Di Hadapan Pompeo, GP Ansor ..

29 Oktober 2020 22:38
Cakada Mura Diduga Positif Covid-19, MAKI: Tanda Tanya Besar, Kenapa Ditutupi?
Politik

Cakada Mura Diduga Positif C..

29 Oktober 2020 22:25
Milenial Dikritik Mega, FAM-I: Jangan Ciut, Mereka Tak Siap Dengan Perubahan
Politik

Milenial Dikritik Mega, FAM-..

29 Oktober 2020 21:59
Soroti Surat Utang, RR: Prestasi Menkeu
Politik

Soroti Surat Utang, RR: Pres..

29 Oktober 2020 21:33
Ramai Seruan Boikot Produk Prancis, JMI: Umat Jangan Mudah Jadi Alat Bentur
Politik

Ramai Seruan Boikot Produk P..

29 Oktober 2020 20:43
BEM SI: Kontribusi Milenial Banyak, Belum Terlihat Apa Sengaja Tidak Dilihat?
Politik

BEM SI: Kontribusi Milenial ..

29 Oktober 2020 20:22
DPR RI: Duta Besar Prancis Harus Minta Maaf Pada Muslim Indonesia Atas Nama Presiden Macron
Politik

DPR RI: Duta Besar Prancis H..

29 Oktober 2020 20:16