3 Deputi Di Istana Maruf Amin Kosong, Staf Ahli Wapres: Lebih Tepat Tanya Ke Setneg

Staf Ahli Wakil Presiden Saleh Husin/Net

Sebanyak tiga dari empat deputi di Istana Wakil Presiden kosong telah menimbulkan beragam spekulasi.

Setidaknya spekulasi yang paling ramai dibicarakan adalah pernyataan dari Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane. Dia menyebut bahwa mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla masih cawe-cawe utusan Istana Wapres.

Namun demikian, Staf Ahli Wakil Presiden Saleh Husin menolak memberi penjelasan mengenai spekulasi yang liar ini.

Mantan Menteri Perindustrian itu memilih tutup mulut dan menyerahkan urusan kekosongan 3 deputi kepada Sekretariat Negara (Setneg).

“Lebih tepat tanya ke Setneg,” singkatnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (28/8).

Redaksi telah melakukan penelusuran di laman wapresri.go.id tentang siapa saja yang berada di lingkaran Maruf Amin. Hal ini berkaitan dengan pernyataan Neta yang menyebut ada orang JK di lingkar Istana hingga membuat Maruf Amin bagai burung dalam sangkar.

Hasil penelusurannya, Kepala Sekretariat Wakil Presiden (Seswapres) masih dipegang oleh Mohamad Oemar.

Mohamad Oemar adalah seswapres yang menjabat di era tiga wakil presiden. Dia mulai menjabat seswapres di tahun 2011 atau saat Boediono menjabat sebagai wapres.

Oemar tetap bertahan sekalipun Wapres Boediono telah habis jabatan dan diganti Jusuf Kalla di tahun 2014. Begitu juga saat JK sudah habis masa jabatan, mantan dubes untuk Italia itu masih menjadi seswapres untuk Maruf Amin di tahun 2019 hingga sekarang.

Selanjutnya, di bagan deputi bidang, redaksi melihat ada tiga dari empat deputi yang kosong.

Deputi yang kosong itu adalah Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi, Infrastruktur, dan Kemaritiman; Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan; dan Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan.

Sementara yang terisi jabatan adalah Deputi Bidang Administrasi yang diduduki Guntur Iman Nefianto.

Dalam laman ini juga disebut sebanyak 8 nama Staf Khusus Wakil Presiden, yaitu Masduki Baidlowi, Muhammad Imam Aziz, Satya Arinanto, Sukriansyah Latief, Robikin Emhas, Mohamad Nasir, Lukmanul Hakim, dan Masykuri Abdillah.

Sedangkan Staf Ahli Wakil Presiden berjumlah 14 orang. Mereka antara lain Saleh Husin, Bambang Widianto, Fadhil Hasan, Noor Marzuki, Farhat Brachma, Buntario Tigris, dan Nurdin Tampubolon.

Selanjutnya, M. Iriawan, Herman Widjojo, Berlin Haporsan Manurung, Andre Sukendra Atmadja, Abdul Rasyid Johan Tedja Surya, dan Iggi Haruman Achsien.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Akankah Sejarah Terulang Untuk Keempat Kalinya, Kabareskrim Yang Jadi Kapolri?
Politik

Akankah Sejarah Terulang Unt..

25 Oktober 2020 18:31
Alvin Lie: Petugas Bandara Ternyata Hanya Dilengkapi APD Sederhana Tanpa Wajib Swab Test, Mengejutkan!
Politik

Alvin Lie: Petugas Bandara T..

25 Oktober 2020 18:02
Suharso Deklarasi Caketum PPP, Achmad Baidowi: Khofifah, Gus Ipul Dan Sandiaga Juga Didorong Maju
Politik

Suharso Deklarasi Caketum PP..

25 Oktober 2020 17:18
Survei: Mayoritas Masyarakat Puas Penanganan Pandemi Oleh Pemerintah Pusat
Politik

Survei: Mayoritas Masyarakat..

25 Oktober 2020 16:21
Viral, Video Seorang Perempuan Mengaku Guru Diarahkan Pilih Petahana
Politik

Viral, Video Seorang Perempu..

25 Oktober 2020 15:53
LaNyalla: Saya Lihat Langsung, UMKM Sudah Teruji Di Massa Krisis
Politik

LaNyalla: Saya Lihat Langsun..

25 Oktober 2020 15:31
Gus Nur Ditangkap, Novel: Saya Sudah Tidak Kaget Lagi Dengan Rezim Ini
Politik

Gus Nur Ditangkap, Novel: Sa..

25 Oktober 2020 14:36
Survei Membuktikan Demonstrasi Di Era Jokowi Dirasa Semakin Sulit
Politik

Survei Membuktikan Demonstra..

25 Oktober 2020 14:35