Ngawur Pilih Vaksin Sama Saja Pertaruhkan Nyawa 250 Juta Rakyat Indonesia

Aktivis Petisi 28, Haris Rusly Moti/Net

Semenjak menjadi presiden, Joko Widodo tidak jarang membuat kebijakan yang ngawur. Kengawuran-demi kengawuran yang telah terjadi memang belum berbuntut fatal bagi rakyat Indonesia.

“Pengalamannya pemerintahan Jokowi sering kali ngawur dalam kebijakan,” tegas aktivis Petisi 28, Haris Rusly Moti kepada redaksi, Senin (31/8).

Kebijakan ngawur yang diambil, sambungnya, memang kini sebatas berbuntut lelucon seperti tol laut. Juga sebatas berujung penutupan pabrik saat pemerintah ngawur memberi pandangan mengenai mobil Esemka.

Tapi kini sorot pandang mantan Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik (PRD) itu tertuju pada rencana pemerintah melakukan uji coba vaksin corona.

Di mana 15 juta orang di Indonesia akan disuntik dengan vaksin asal Sinovac, China hingga akhir 2020 nanti. Dan vaksin massal dilakukan di tahun 2021.

Kepada Jokowi, Haris Rusly Moty mengingatkan agar tidak ngawur dalam kebijakan ini sebagaimana tol laut dan Esemka. Sebab, nyawa rakyat dipertaruhkan dalam kebijakan ini.

“Masalahnya jika ngawurnya terkait pilihan vaksin sinovac, 250 juta nyawa dipertaruhkan,” tutupnya.

Kolom Komentar


Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020
Video

Tamu Al Fateh | Teguh Timur | CEO RMOL | Owner Malik Arslan | Jakarta | Indonesia | Al fateh carpets

Rabu, 23 September 2020

Artikel Lainnya

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut Izin Eksportir Benih Lobster Pelanggar Hukum
Politik

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut..

24 September 2020 06:37
Istana Merespons Gatot, Sebut Isu PKI Sengaja Didengungkan Jelang 30 September
Politik

Istana Merespons Gatot, Sebu..

24 September 2020 05:51
Pilkada 2020 Tidak Sensitif, Netfid: Nyawa Manusia Tidak Bisa Diganti!
Politik

Pilkada 2020 Tidak Sensitif,..

24 September 2020 05:32
Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang Tak Mau Menunda Pilkada Tidak Yakin Kemampuan Pak Luhut?
Politik

Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang T..

24 September 2020 04:41
Deklarasi KAMI Karawang Terganjal Izin, Syahganda: Pidato Gatot Sudah Dinanti Di Rengasdengklok
Politik

Deklarasi KAMI Karawang Terg..

24 September 2020 03:57
Fahira Idris: PR Nadiem Adalah Jadikan Mapel Sejarah Sebagai Penguat Pendidikan Karakter
Politik

Fahira Idris: PR Nadiem Adal..

24 September 2020 03:29
Jokowi Perlu Undang NU, Muhammadiyah Hingga Komnas HAM Untuk Bahas Pilkada 2020
Politik

Jokowi Perlu Undang NU, Muha..

24 September 2020 03:01
Di Tengah Pandemi, Khofifah Salurkan Beasiswa Rp 11,3 M Untuk 850 Guru Madrasah Diniyah
Politik

Di Tengah Pandemi, Khofifah ..

24 September 2020 02:13