Jangan Sampai Rakyat Berikan Cap Jokowi Presiden Influencer

Presiden Joko Widodo/Net

Peran influencer tidak diperlukan jika pemerintah bekerja dengan baik menyampaikan program-program maupun keberhasilan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Begitu kata pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam menanggapi pernyataan Jurubicara Istana, Fadjroel Rachman yang menyebut bahwa influencer merupakan aktor digital sebagai ujung tombak transformasi dan demokrasi digital.

"Bagi saya Istana salah kaprah mengartikan influencer. Influencer itu tidak perlu kalau pemerintahannya bekerja dengan baik. Ini pemerintahannya berjalan tidak normal tapi influencer ngotot-ngototan pemerintahan berjalan dengan sebagaimana mestinya," ujar Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (1/9).

Karena kata Saiful, rakyat sudah paham dengan kehadiran influencer lantaran pemerintah saat ini sedang tidak baik-baik saja.

"Rakyat saya kira sudah paham, jangan kemudian influencer ini justru menjatuhkan wibawa pemerintahan Jokowi. Saya kira kalau Fadjroel dkk canggih tidak perlu influencer. Ini kan sama halnya ingin menunjukkan KSP tidak berfungsi dengan normal, sehingga sewa lah influencer," bebernya.

Dengan demikian, Saiful berharap agar pemerintah menghindari stigma bahwa Jokowi menjadi presiden influencer, karena lebih mementingkan memilih influencer dibandingkan memikirkan rakyat.

"Jangan sampai rakyat mengecap Jokowi sebagai presiden influencer. Karena lebih memilih influencer daripada memikirkan persoalan rakyatnya," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut Izin Eksportir Benih Lobster Pelanggar Hukum
Politik

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut..

24 September 2020 06:37
Istana Merespons Gatot, Sebut Isu PKI Sengaja Didengungkan Jelang 30 September
Politik

Istana Merespons Gatot, Sebu..

24 September 2020 05:51
Pilkada 2020 Tidak Sensitif, Netfid: Nyawa Manusia Tidak Bisa Diganti!
Politik

Pilkada 2020 Tidak Sensitif,..

24 September 2020 05:32
Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang Tak Mau Menunda Pilkada Tidak Yakin Kemampuan Pak Luhut?
Politik

Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang T..

24 September 2020 04:41
Deklarasi KAMI Karawang Terganjal Izin, Syahganda: Pidato Gatot Sudah Dinanti Di Rengasdengklok
Politik

Deklarasi KAMI Karawang Terg..

24 September 2020 03:57
Fahira Idris: PR Nadiem Adalah Jadikan Mapel Sejarah Sebagai Penguat Pendidikan Karakter
Politik

Fahira Idris: PR Nadiem Adal..

24 September 2020 03:29
Jokowi Perlu Undang NU, Muhammadiyah Hingga Komnas HAM Untuk Bahas Pilkada 2020
Politik

Jokowi Perlu Undang NU, Muha..

24 September 2020 03:01
Di Tengah Pandemi, Khofifah Salurkan Beasiswa Rp 11,3 M Untuk 850 Guru Madrasah Diniyah
Politik

Di Tengah Pandemi, Khofifah ..

24 September 2020 02:13