Pujian Fadjroel Ke Influencer Tak Lebih Dari Pembelaan Atas Kegagalan Sebagai Penyambung Lidah Presiden

Jurubicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman/Net

Penyebutan influencer sebagai ujung tombak demokrasi digital yang disampaikan Jurubicara Presiden, Fadjroel Rachman tak lebih dari upaya pembelaan terhadap minimnya kinerja penyambung lidah presiden kepada masyarakat.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah dalam merespons pernyataan Fadjroel baru-baru ini yang memicu polemik.

Menurut Dedi, ada logika yang terlalu dipaksakan dalam klaim Fadjroel.

"Fadjroel memaksakan logika soal influencer politik pemerintah, sekaligus lakukan pembelaan atas kegagalan jubir pemerintah," ujar Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (1/9).

Selain itu, pemerintah juga sebenarnya tidak perlu mengerahkan para influencer bila tujuannya hanya untuk mempromosikan kerja pemerintah.

Karena, kata Dedi, masyarakat sudah mengetahui prestasi apa saja yang diraih pemerintahan era Presiden Joko Widodo, tanpa harus dengan gerakan promosi lewat influencer.

"Kerja pemerintah tidak memerlukan pengaruh sebagaimana yang ia yakini, karena pengetahuan publik soal prestasi pemerintah berbasis apa yang dikerjakan, bukan berbasis apa yang diopinikan infulencer," demikian Dedi Kurnia Syah.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020
Video

Tamu Al Fateh | Teguh Timur | CEO RMOL | Owner Malik Arslan | Jakarta | Indonesia | Al fateh carpets

Rabu, 23 September 2020

Artikel Lainnya

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut Izin Eksportir Benih Lobster Pelanggar Hukum
Politik

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut..

24 September 2020 06:37
Istana Merespons Gatot, Sebut Isu PKI Sengaja Didengungkan Jelang 30 September
Politik

Istana Merespons Gatot, Sebu..

24 September 2020 05:51
Pilkada 2020 Tidak Sensitif, Netfid: Nyawa Manusia Tidak Bisa Diganti!
Politik

Pilkada 2020 Tidak Sensitif,..

24 September 2020 05:32
Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang Tak Mau Menunda Pilkada Tidak Yakin Kemampuan Pak Luhut?
Politik

Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang T..

24 September 2020 04:41
Deklarasi KAMI Karawang Terganjal Izin, Syahganda: Pidato Gatot Sudah Dinanti Di Rengasdengklok
Politik

Deklarasi KAMI Karawang Terg..

24 September 2020 03:57
Fahira Idris: PR Nadiem Adalah Jadikan Mapel Sejarah Sebagai Penguat Pendidikan Karakter
Politik

Fahira Idris: PR Nadiem Adal..

24 September 2020 03:29
Jokowi Perlu Undang NU, Muhammadiyah Hingga Komnas HAM Untuk Bahas Pilkada 2020
Politik

Jokowi Perlu Undang NU, Muha..

24 September 2020 03:01
Di Tengah Pandemi, Khofifah Salurkan Beasiswa Rp 11,3 M Untuk 850 Guru Madrasah Diniyah
Politik

Di Tengah Pandemi, Khofifah ..

24 September 2020 02:13