Kedekatan Risma Dan Mega, Faktor Di Balik Rekom PDIP Untuk Eri Cahyadi Pada Pilkada Surabaya

Kedekatan Risma dengan Mega jadi faktor yang membuat PDIP berikan rekomendasi kepada Eri Cahyadi/Net

Rekomendasi yang diterima Eri Cahyadi dan Armuji dari DPP PDI Perjuanan untuk maju dalam Pilkada Surabaya 2020, tidak lepas dari peran Tri Rismaharini, sang Walikota Surabaya dua periode. 

Sejak awal, Risma memang terlihat sangat ingin Eri Cahyadi menjadi penggantinya. Apalagi di pemberitaan sebelumnya, Risma sudah membeberkan sosok calon yang layak meneruskan tampuk kepemimpinan Kota Surabaya.

Menurut pakar Komunikasi Universitas Airlangga, Suko Widodo, peran Risma sangat sentral dalam pemberian rekom kepada Eri Cahyadi. Hal ini mengingat kedekatan yang sangat erat antara Risma dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Hasil rekom tak lepas dari hubungan kedekatan Bu Risma dengan Ketua Umum PDIP Megawati," jelas Suko Widodo kepada Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (2/9).

Lanjut Suko, sebenarnya publik sudah tahu sejak awal Risma mendorong pencalonan Eri Cahyadi. Hal itu terlihat Eri Cahyadi yang selalu mendampingi Risma di banyak kesempatan. Bahkan hal ini semakin kentara saat bermunculan baliho Eri Cahyadi bersama Risma.

"Sejak awal sudah bisa diduga sebetulnya. Bu Risma sangat mendorong Mas Eri tampil. Setidaknya indikasi ini terlihat dari baliho yang tersebar di mana-mana sejak lama dan interaksi di antara mereka," tandasnya.

Sebelumnya pengumuman tahap V tersebut digelar di kantor DPP PDI Perjuangan bersama dengan agenda pembacaan rekom 19 cakada kabupaten/kota dan 2 cakada provinsi yang disiarkan secara virtual, Rabu siang (2/9).

Pembacaan rekomendasi dilakukan oleh Ketua DPP Bidang Politik, Puan Maharani. Rekomendasi diumumkan secara bergantian dengan menampilkan video dari DPD dan DPC setempat.

Khusus Surabaya dibacakan di bagian terakhir dengan terlebih dahulu membuka surat rekomendasi yang tidak diketahui isinya oleh siapapun kecuali Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"Karena memang sampai saat ini surat yang kami pegang belum terbuka, terkait dengan rekomendasi Surabaya akan saya buka dan bacakan, tentunya dengan izin Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri. Untuk Surabaya rekomendasi jatuh kepada Eri Cahyadi dan Armuji," ujar Puan membacakan surat rekomendasi untuk Kota Surabaya.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Desy Ratnasari: Bukan Hanya Pemerintah, Keterbukaan Informasi Publik Wajib Dilakukan Semua Lembaga
Politik

Desy Ratnasari: Bukan Hanya ..

20 Oktober 2020 03:36
Milad 3 Tahun Bang Japar, Fahira Idris Ajak Masyarakat Giatkan Kolaborasi Hadapi Pandemi
Politik

Milad 3 Tahun Bang Japar, Fa..

20 Oktober 2020 01:46
Jelang HUT Ke-56, Partai Golkar Gelar Renungan Dan Doa Bersama Di TMP Kalibata
Politik

Jelang HUT Ke-56, Partai Gol..

19 Oktober 2020 23:07
DPR Ajak Masyarakat Pandang Covid-19 Sebagai Keprihatinan Bersama
Politik

DPR Ajak Masyarakat Pandang ..

19 Oktober 2020 22:41
Bamsoet: Yang Baik Dari Pemerintahan Jokowi-Maruf Tinggal Disinkronkan
Politik

Bamsoet: Yang Baik Dari Peme..

19 Oktober 2020 22:13
6 Catatan Relawan: Pemerintahan Jokowi Periode Kedua Sangat Buruk
Politik

6 Catatan Relawan: Pemerinta..

19 Oktober 2020 21:30
Dewan Kehormatan PWI: Wartawan Harus Jaga Jarak Saat Kontestasi Pilkada 2020
Politik

Dewan Kehormatan PWI: Wartaw..

19 Oktober 2020 21:24
Pimpinan MPR Siap Fasilitasi Rakyat Papua Bertemu Presiden Jokowi Bahas Otonomi Khusus
Politik

Pimpinan MPR Siap Fasilitasi..

19 Oktober 2020 21:07