RMI NU Akui Tidak Berikan Data Pesantren Terjangkit Covid-19 Ke Pemerintah Karena Terlalu Sensitif

Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi yang menemukan adanya kasus Covid-19/Net

Belum adanya data pondok pesantren terjangkit Covid-19 yang disinggung Menteri Agama, Fachrul Razi ditanggapi oleh Ketua Rabithotul Ma’ahadil Islamiyah (RMI) asosiasi pesantren Nahdlatul Ulama (NU), Gus Rozin.

Gus Rozin beralasan, belum adanya data soal pemaparan Covid-19 di lingkungan pesantren masih menjadi hal yang sensitif. Terlebih ponpes belum terbuka perihal santrinya yang terjangkit Covid-19.

“Bagi sebagian besar pesantren, kasus terpapar Covid ini masih menjadi sesuatu yang sensitif. Bahkan beberapa pesantren masih belum terbuka soal penularan yang menimpa santri mau pun tenaga pengajarnya,” ujar Gus Rozin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (3/9).

“Hal ini sangat bisa dimengerti karena masyarakat masih menganggap sebagai aib sehingga penderita dijauhi,” katanya.

Atas dasar tersebut, RMI belum dapat memberikan data lengkap mengenai sejumlah ponpes yang terjangkit Covid-19. Ia mengamini bila saat ini pihaknya masih berhati-hati dalam membuka data tersebut.

Namun, pihaknya berjanji akan segera memberikan data lengkap mengenai pesantren yang terpapar Covid-19 kepada Kemenkes dan Kemenag guna pencegahaan atas izin pesantren itu sendiri.

“Kami akan sampaikan data tersebut kepada kemenag dengan seizin pesantren yang bersangkutan,” tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Ketua JoMan: Jokowi Kerja Siang Malam, Pembantunya Sibuk Bisnis Dan Berpolitik
Politik

Ketua JoMan: Jokowi Kerja Si..

20 Oktober 2020 12:48
Sambut Baik Pedoman Indo-Pasifik Jerman, Menko Luhut Ajak Investor Jadikan Indonesia Hub Manufaktur
Politik

Sambut Baik Pedoman Indo-Pas..

20 Oktober 2020 12:34
Benarkan Akan Ditangkap, Ahmad Yani: Saya Tanya Apa Salahnya, Mereka Nggak Bisa Jawab
Politik

Benarkan Akan Ditangkap, Ahm..

20 Oktober 2020 12:17
PSBB Ketat Dianggap Bikin Pemulihan Ekonomi Tertahan, Gerindra DKI: Setiap Kebijakan Pasti Memiliki Dampak
Politik

PSBB Ketat Dianggap Bikin Pe..

20 Oktober 2020 11:57
Partai Golkar Galakkan Gerakan 3M Di Perayaan HUT Ke-56
Politik

Partai Golkar Galakkan Gerak..

20 Oktober 2020 11:55
Pemuda Muhammadiyah Apresiasi Kegigihan Pemerintah Mendapatkan Vaksin
Politik

Pemuda Muhammadiyah Apresias..

20 Oktober 2020 11:40
Mau Uang Secepat Kilat? Jokowi Disarankan Jalankan UU MLA Bukan Omnisbus Law
Politik

Mau Uang Secepat Kilat? Joko..

20 Oktober 2020 11:37
Penilaian Mardani, Penegakan Hukum Era Jokowi Jauh Dari Harapan
Politik

Penilaian Mardani, Penegakan..

20 Oktober 2020 10:57