Dukungan PDIP Cuma Tambahan, Mulyadi-Ali Mukhni Tetap Bisa Jalan Tanpa Mereka

Politisi PAN dari Sumatera Barat, Guspardi Gaus/Net

Dukungan PDI Perjuangan pada padangan Mulyadi-Ali Mukhni di Pilkada Sumatera Barat sebatas pelengkap. Tanpa kehadiran banteng moncong putih sekalipun, pasangan ini masih bisa maju sebagai calon.

Politisi PAN dari Sumatera Barat, Guspardi Gaus mengurai bahwa syarat pencalonan Mulyadi-Ali Mukhni di Pilkada Sumbar sudah cukup bahkan berlebih sekalipun tanpa PDIP. Sebab dua partai besar di Sumbar sudah menyatakan dukungan kepada pasangan ini, yaitu Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat.

“Suaranya sudah lebih 20 yang dibutuhkan 12, jadi inikan (PDIP) tambahan dukungan saja,” ujar Guspardi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (6/9).

“Apakah dia ingin tetap mengambil dukungan dari PDI Perjuangan atau tidak itu semuanya kembali kepada paslon,” imbuhnya.

Menurutnya, Mulyadi-Ali Mukhni memiliki itung-itungan politis dan memahami kondisi di daerah itu sendiri mengenai bergabungnya PDI Perjuangan atau tidak dalam kontestasi Pilgub Sumbar, Desember mendatang.

“Jadi artinya, pertama tentu yang namanya paslon itu kan tokoh, satu anggota DPR RI dua periode yang Pak Mulyadi, Ali Mukhni pernah wakil bupati dan dua periode jadi Bupati di Padang Pariaman. Berarti beliau sudah kenyang dengan asam garam masalah politik ini,” katanya.

Anggota Komisi II DPR RI menegaskan, tanpa PDI Perjuangan Mulyadi bisa melenggang dan bersaing dalam Pilkada 2020 ini. Sebab PAN dan Demokrat telah menyumbang 20 kursi pasangan ini, sementara syarat pencalonan hanya 12 kursi.

“Beliau lah yang lebih tahu untung rugi terhadap tambahan dikungan ya, sebab tanpa ada PDIP pun kan dia bisa jalan, tentu hitung-hitungan politisnya para paslon itu sendiri yang bisa memahami bisa melakukan pemetaan dan bisa juga menentukan dan menetapkan itu,” tandasnya.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Bamsoet: Proses Hukum Tersangka Kebakaran Kejaksaan Agung Harus Tegas Dan Adil
Politik

Bamsoet: Proses Hukum Tersan..

24 Oktober 2020 18:44
Andi Arief: Jika Maafkan Gus Nur, Nahdlatul Ulama Akan Catatkan Sejarah
Politik

Andi Arief: Jika Maafkan Gus..

24 Oktober 2020 17:36
Ungkap Kebakaran Kejagung, Komisi III: Ini Bukti Polri Profesional Dan Bukan Kaleng-kaleng
Politik

Ungkap Kebakaran Kejagung, K..

24 Oktober 2020 17:29
Bukan Maju Atau Tidak, Tantangan Bagi Prabowo Apakah Menang Lawan Tokoh-tokoh Bersinar Ini
Politik

Bukan Maju Atau Tidak, Tanta..

24 Oktober 2020 16:22
Teguran Jokowi Kepada Para Menteri Bukti Manajemen Komunikasi Istana Buruk
Politik

Teguran Jokowi Kepada Para M..

24 Oktober 2020 16:14
Seperti Lurah Suhartono, Kampenye Tri Rismaharini Di Pilkada Bisa Masuk Ranah Pidana
Politik

Seperti Lurah Suhartono, Kam..

24 Oktober 2020 15:51
Peneliti LIPI: Semakin Demokratis Satu Rezim, Maka Daerahnya Akan Semakin Desentralistis
Politik

Peneliti LIPI: Semakin Demok..

24 Oktober 2020 15:23
Bukan Soal Kunjungan Ke AS, Tapi Apakah Masih Ada Peluang Prabowo Menang Setelah Kalah Dua Kali?
Politik

Bukan Soal Kunjungan Ke AS, ..

24 Oktober 2020 14:58