Pengamat: Mulyadi-Ali Mukhni Sulit Perbaiki Elektabilitas, Meski Sudah Kembalikan SK PDIP

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin/Net

Citra pasangan Mulyadi-Ali Mukhni di mata masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) agak sulit dikembalikan, meski mereka telah menyerahkan kembali Surat Keputusan (SK) dukungan dari PDI Perjuangan akibat ucapan kontroversial Ketua DPP PDIP Puan Maharani. 

Ucapan Puan yang dinilai tendensius oleh masyarakat Minang itu sangat berpengaruh pada elektabilitas Mulyadi-Ali Mukhni, mengingat waktu pelaksanaan Pilkada Sumbar tinggal beberapa bulan lagi. 

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Senin (7/9). 

"Sulit dan berat (untuk) perbaikan citra," Kat Ujang Komarudin. 

Meski demikian, pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini menilai langkah mengembalikan SK dukungan ke PDI Perjuangan juga memiliki dampak elektoral tersendiri. 

Hanya saja, pasangan Mulyadi-Ali Mukhni tetap harus membuat perbaikan-perbaikan, termasuk isu yang bisa menutupi ucapan Puan Maharani seluruhnya. 
 
"Bisa saja dilakukan perbaikan citra asalkan punya isu hebat yang bisa menutup ucapan Puan tersebut," demikian Ujang Komarudin. 

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Tiba-tiba Tersebar Nama-nama Pengurus KAMI Lampung, Para Calon Deklarator Kebingungan
Politik

Tiba-tiba Tersebar Nama-nama..

01 November 2020 00:39
Tak Hadiri Debat Pilkada Musi Rawas, Ratna-Suwarti Didoakan Cepat Sembuh Oleh Rivalnya
Politik

Tak Hadiri Debat Pilkada Mus..

01 November 2020 00:10
Galakkan 'Ayo Kita Mencoblos', IMM Ajak Warga Bengkulu Gunakan Hak Pilihnya Dalam Pilkada
Politik

Galakkan 'Ayo Kita Mencoblos..

31 Oktober 2020 23:50
Haryy Azhar Azis: Di Indonesia Penguasaan Big Data Kurang
Politik

Haryy Azhar Azis: Di Indones..

31 Oktober 2020 21:51
Ujang Komarudin: Masa Iya Presiden Sama Mantan Presiden PKI?
Politik

Ujang Komarudin: Masa Iya Pr..

31 Oktober 2020 20:24
Aktivis Cipayung Plus Jakarta Serukan Pemulihan Ekonomi Nasional Imbas Covid-19
Politik

Aktivis Cipayung Plus Jakart..

31 Oktober 2020 18:43
Begini Analisa Pakar Soal Persaingan China-AS Merebut Indonesia
Politik

Begini Analisa Pakar Soal Pe..

31 Oktober 2020 18:18
PKS Apresiasi Jokowi Berani Kecam Presiden Macron Yang Hina Islam
Politik

PKS Apresiasi Jokowi Berani ..

31 Oktober 2020 17:45