Ragukan IDI Soal 100-an Dokter Gugur, Rahmad Handoyo: Yang Saya Dapat Ada 30

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo/Net

Data Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terkait jumlah tenaga kesehatan yang gugur dalam menangani pasien Covid-19 dipertanyakan.

Menurut anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, klaim 100-an dokter yang meninggal berbeda dengan data yang dimilikinya dari Kementerian Kesehatan.

"Saya hanya ingin tanya, data dari IDI itu dari mana? Sedangkan saya dapat data dokter yang gugur itu adalah 30 (orang),” ujar anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (7/9).

Legislator PDIP ini pun merasa prihatin dengan IDI lantaran tidak sinkron dengan Kementerian Kesehatan soal data gugurnya dokter di Indonesia dalam penangan pandemi Covid-19.

“Ini sungguh memprihatinkan, saya berharap IDI sebuah lembaga organisasi Ikatan Dokter seluruh Indonesia memegang teguh amanah dalam rangka memperjuangkan aspirasi maupun suara dari dokter,” katanya.

Secara tegas, Rahmad mempertanyakan rilis yang dikeluarkan IDI tersebut dan meminta IDI membuktikan 100-an dokter yang meninggal dunia akibat penanganan Covid-19.

“Saya bertanya, apa motivasi merilis catatan dokter yang telah gugur menangani Covid-19 itu 100? Datanya dari mana? Mudah-mudahan ini salah," jelasnya.

Dia berharap agar IDI mau bekerja sama dengan Kemenkes agar data yang dikeluarkan tidak membuat bingung masyarakat.

“Saya berharap kritikan keras ini dicek and recheck, kerja sama dengan Kemenkes, kerja sama dengan pemerintah, bahu-membahu saling melengkapi mana yang belum sempurna kita sempurnakan, bukan merilis tanpa koordinasi Kemenkes,” tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Tiba-tiba Tersebar Nama-nama Pengurus KAMI Lampung, Para Calon Deklarator Kebingungan
Politik

Tiba-tiba Tersebar Nama-nama..

01 November 2020 00:39
Tak Hadiri Debat Pilkada Musi Rawas, Ratna-Suwarti Didoakan Cepat Sembuh Oleh Rivalnya
Politik

Tak Hadiri Debat Pilkada Mus..

01 November 2020 00:10
Galakkan 'Ayo Kita Mencoblos', IMM Ajak Warga Bengkulu Gunakan Hak Pilihnya Dalam Pilkada
Politik

Galakkan 'Ayo Kita Mencoblos..

31 Oktober 2020 23:50
Haryy Azhar Azis: Di Indonesia Penguasaan Big Data Kurang
Politik

Haryy Azhar Azis: Di Indones..

31 Oktober 2020 21:51
Ujang Komarudin: Masa Iya Presiden Sama Mantan Presiden PKI?
Politik

Ujang Komarudin: Masa Iya Pr..

31 Oktober 2020 20:24
Aktivis Cipayung Plus Jakarta Serukan Pemulihan Ekonomi Nasional Imbas Covid-19
Politik

Aktivis Cipayung Plus Jakart..

31 Oktober 2020 18:43
Begini Analisa Pakar Soal Persaingan China-AS Merebut Indonesia
Politik

Begini Analisa Pakar Soal Pe..

31 Oktober 2020 18:18
PKS Apresiasi Jokowi Berani Kecam Presiden Macron Yang Hina Islam
Politik

PKS Apresiasi Jokowi Berani ..

31 Oktober 2020 17:45