Nasir Djamil: Kejaksaan Dan KPK Harus Ungkap Detail Kasus Jaksa Pinangki

Nasir Djamil/Net

Legislator asal Aceh Muhammad Nasir Djamil berharap, pemeriksaan terhadap Jaksa Pinangki Sirna Malasari oleh pihak aparat keamanan bukan hanya sekadar basa basi biasa dan tidak menyasar pada hal yang subtansial.

Pasalnya, Nasir menilai, sepak terjang dan keberanian Pinangki menemui Djoko dan bepergian  ke luar negeri sebanyak puluhan kali diduga telah dibekingi kekuatan uang dan kekuasaan.

“Baik kekuasaan di interna kejaksaan maupun yang ada di luarnya,” ujar Nasir kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (7/9).

Pihaknya percaya bahwa Jaksa Agung ST. Burhanuddin tidak mentolerir sisi gelap Pinangki yang menjadi salah satu pemeran utama dalam kasus terpidana Djoko Tjandra.

"Jaksa Agung sangat diharapkan bisa membuka misteri Pinangki yang terlibat aktif dalam kasus pelarian Djoko Tjandra. Publik menaruh harapan besar bahwa kejaksaan tidak tebang pilih dalam memeriksa terpidana Pinangki,” ucapnya.

Legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ini menambahkan adanya pernyataan salah seorang komisioner KPK, Nawawi Pamolango, yang menginginkan Pinangki diserahkan ke KPK harus dimaknai sebagai bentuk perhatian KPK kepada kasus hukum yang melilit Pinangki.

Karena itu, DPR mengapresiasi Kejaksaan Agung yang mengundang KPK dalam gelar perkara  jaksa Pinangki.

"Kejaksaan dan KPK diharapkan bisa bersinergi dan berkolaborasi untuk mengusut kasus hukum yang telah menodai institusi kejaksaan. Kedua institusi ini bisa masuk ke ranah tindak pidana pencucian uang,” tandasnya.

Kolom Komentar


Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020
Video

Tamu Al Fateh | Teguh Timur | CEO RMOL | Owner Malik Arslan | Jakarta | Indonesia | Al fateh carpets

Rabu, 23 September 2020

Artikel Lainnya

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut Izin Eksportir Benih Lobster Pelanggar Hukum
Politik

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut..

24 September 2020 06:37
Istana Merespons Gatot, Sebut Isu PKI Sengaja Didengungkan Jelang 30 September
Politik

Istana Merespons Gatot, Sebu..

24 September 2020 05:51
Pilkada 2020 Tidak Sensitif, Netfid: Nyawa Manusia Tidak Bisa Diganti!
Politik

Pilkada 2020 Tidak Sensitif,..

24 September 2020 05:32
Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang Tak Mau Menunda Pilkada Tidak Yakin Kemampuan Pak Luhut?
Politik

Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang T..

24 September 2020 04:41
Deklarasi KAMI Karawang Terganjal Izin, Syahganda: Pidato Gatot Sudah Dinanti Di Rengasdengklok
Politik

Deklarasi KAMI Karawang Terg..

24 September 2020 03:57
Fahira Idris: PR Nadiem Adalah Jadikan Mapel Sejarah Sebagai Penguat Pendidikan Karakter
Politik

Fahira Idris: PR Nadiem Adal..

24 September 2020 03:29
Jokowi Perlu Undang NU, Muhammadiyah Hingga Komnas HAM Untuk Bahas Pilkada 2020
Politik

Jokowi Perlu Undang NU, Muha..

24 September 2020 03:01
Di Tengah Pandemi, Khofifah Salurkan Beasiswa Rp 11,3 M Untuk 850 Guru Madrasah Diniyah
Politik

Di Tengah Pandemi, Khofifah ..

24 September 2020 02:13