Khawatir Picu Kegaduhan, Alasan MUI Tolak Program Sertifikasi Dai

Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Anwar Abbas/Net

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak rencana program sertifikasi dai atau mubalig yang digagas Kementerian Agama (Kemenag). Penolakan itu sesuai dengan keputusan Rapat Pimpinan MUI pada Selasa (8/9) kemarin atau bertepatan 20 Muharram 1442 H. 

Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Anwar Abbas mengatakan hal-hal yang mendasari MUI menolak program sertifikasi dai atau mubalig itu antara lain kekhawatiran program tersebut memicu kegaduhan dan intervensi pemerintah dalam mengontrol kehidupan keagamaan umat Islam. 

"Oleh karena itu, MUI menolak rencana program tersebut," tegas Anwar Abbas melalui keterangannya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Rabu (9/9). 

MUI, kata Anwar Abbas, bisa memahami pentingnya program peningkatan kompetensi (upgrading) dai atau mubalig sebagai upaya untuk meningkatkan wawasan, materi dakwah atau tabligh, terutama materi keagamaan kontemporer seperti ekonomi syariah, bahan produk halal wawasan kebangsaan, dan sebagainya

"Namun program tersebut diserahkan sepenuhnya kepada ormas/kelembagaan Islam, termasuk MUI dan pihak-pihak yang memiliki otoritas untuk itu," kata Anwar Abbas. 

Lebih lanjut, Anwar Abbas mengimbau kepada semua pihak untuk tidak seenaknya mengkait-kaitkan paham radikalisme dengan ulama, mubalig atau dai. Apalagi hanya didasarkan pada aspek fisik yang good looking

"Menghmbau kepada semua pihak agar tidak mudah mengaitkan masalah radikalisme dengan ulama, dai/muballigh dan hafizh serta tampilan fisik (performance) mereka, termasuk yang lantang menyuarakan amar makruf nahi munkar bagi perbaikan kehidupan berbangsa dan bernegara," demikian Anwar Abbas. 

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut Izin Eksportir Benih Lobster Pelanggar Hukum
Politik

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut..

24 September 2020 06:37
Istana Merespons Gatot, Sebut Isu PKI Sengaja Didengungkan Jelang 30 September
Politik

Istana Merespons Gatot, Sebu..

24 September 2020 05:51
Pilkada 2020 Tidak Sensitif, Netfid: Nyawa Manusia Tidak Bisa Diganti!
Politik

Pilkada 2020 Tidak Sensitif,..

24 September 2020 05:32
Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang Tak Mau Menunda Pilkada Tidak Yakin Kemampuan Pak Luhut?
Politik

Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang T..

24 September 2020 04:41
Deklarasi KAMI Karawang Terganjal Izin, Syahganda: Pidato Gatot Sudah Dinanti Di Rengasdengklok
Politik

Deklarasi KAMI Karawang Terg..

24 September 2020 03:57
Fahira Idris: PR Nadiem Adalah Jadikan Mapel Sejarah Sebagai Penguat Pendidikan Karakter
Politik

Fahira Idris: PR Nadiem Adal..

24 September 2020 03:29
Jokowi Perlu Undang NU, Muhammadiyah Hingga Komnas HAM Untuk Bahas Pilkada 2020
Politik

Jokowi Perlu Undang NU, Muha..

24 September 2020 03:01
Di Tengah Pandemi, Khofifah Salurkan Beasiswa Rp 11,3 M Untuk 850 Guru Madrasah Diniyah
Politik

Di Tengah Pandemi, Khofifah ..

24 September 2020 02:13