Bantah Keturunan Pendiri PKI, Arteria Dahlan Urai Silsilah Keluarga Besarnya

Politisi PDI Perjuangan Arteria Dahlan/Net

Tudingan dari tokoh pers Sumatera Barat (Sumbar) Hasril Chaniago dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) dibantah oleh politisi PDI Perjuangan Arteria Dahlan.

Tudingan yang dimaksud adalah pernyataan Hasril Chaniago yang menyebut Arteria Dahlan sebagai cucu dari Bachtaruddin, pendiri Partai Komunis Indonesia (PKI) di Sumatera Barat.

“Kakek saya namanya Dahlan bukan Bachtaruddin yang tokoh PKI itu,” sangkal anggota Komisi III DPR RI itu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (9/9).

Arteria Dahlan lantas mengurai silsilah kakek neneknya. Mulanya dia menjelaskan bahwa nama Dahlan merupakan nama dari kakeknya. Jika dipanjangkan namanya akan menjadi Arteria Dahlan bin Zaini bin Dahlan bin Ali bin Sulaiman.

“Mereka semua orang-orang alim. Nenek saya Bu Nian (Dahniar) guru ngaji. Orang-orang di Maninjau lebih dari tiga generasi,” tekannya.

Arteria mengurai bahwa kakek neneknya, termasuk ayah dan ibunya berasal dari Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Kakeknya dari pihak ibu bernama H. Wahab Syarif. Beliau adalah seorang tekstil di Tanah Abang sejak tahun 1950. Wahab Syarif, sambungnya, dikenal oleh para perantau Minang di tahun tersebut karena kediamannya menjadi tempat labuhan sebelum mereka memiliki rumah.

Nenek dari pihak ibu bernama Hj. Lamsiar. Profesinya sebagai ibu rumah tangga biasa dengan 7 anak. Di mana 6 anak menjadi pedagang di Tanah Abang.

Sementara satu lagi berprofesi sebagai seorang guru tataboga di SMKN 30 Pakubuwono, Jakarta Selatan, Hj Wasniar, yang tak lain adalah ibu dari Arteria Dahlan.

Arteria Dahlan kemudian mengurai silsilahnya dari pihak ayah. Kakeknya bernama H. Dahlan bin Ali, yang berprofesi sebagai pedagang di Sumatera Barat.

Sedangkan neneknya adalah Hj. Dahniar Yahya atau biasa disebut Ibu Nian, tokoh Masyumi. Ibu Nian merupakan satu-satunya guru mengaji di Kukuban, Maninjau lebih dari 50 tahun lamanya sampai th 1983.

“Seluruh orang Maninjau di Kukuban pernah mengaji ke Bu Nian. Ibu Nian juga pernah ditahan pemerintahan Sukarno karena diduga terlibat PRRI saat itu,” tekannya.

Ayah Arteria Dahlan bernama H. Zaini Dahlan. Profesinya sebagai guru di sejumlah SMA dan ketua salah satu yayasan pendidikan swasta.

Ayahnya pernah mendaftar Akpol. Tapi gagal saat tes terakhir karena terindikasi Masyumi dan PRRI.

“Ayah saya lama di Yogya karena sempat kuliah di farmasi UGM, sempat pula mengajar di SMA Muhammadiyah Yogyakarta,” tegasnya.

Arteria Dahlan tidak menampik bahwa di Maninjau tempat keluarganya berasal ada seorang tokoh PKI bernama Bachtaruddin. Namun demikian, Bachtaruddin tidak memiliki hubungan kekeluargaan dengan dirinya, maupun kakek neneknya.

“Tidak ada hubungan kekeluargaan antara Bachtaruddin dengan kakek dan nenek saya, baik dari pihak ayah maupun ibu,” tutupnya.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Tiba-tiba Tersebar Nama-nama Pengurus KAMI Lampung, Para Calon Deklarator Kebingungan
Politik

Tiba-tiba Tersebar Nama-nama..

01 November 2020 00:39
Tak Hadiri Debat Pilkada Musi Rawas, Ratna-Suwarti Didoakan Cepat Sembuh Oleh Rivalnya
Politik

Tak Hadiri Debat Pilkada Mus..

01 November 2020 00:10
Galakkan 'Ayo Kita Mencoblos', IMM Ajak Warga Bengkulu Gunakan Hak Pilihnya Dalam Pilkada
Politik

Galakkan 'Ayo Kita Mencoblos..

31 Oktober 2020 23:50
Haryy Azhar Azis: Di Indonesia Penguasaan Big Data Kurang
Politik

Haryy Azhar Azis: Di Indones..

31 Oktober 2020 21:51
Ujang Komarudin: Masa Iya Presiden Sama Mantan Presiden PKI?
Politik

Ujang Komarudin: Masa Iya Pr..

31 Oktober 2020 20:24
Aktivis Cipayung Plus Jakarta Serukan Pemulihan Ekonomi Nasional Imbas Covid-19
Politik

Aktivis Cipayung Plus Jakart..

31 Oktober 2020 18:43
Begini Analisa Pakar Soal Persaingan China-AS Merebut Indonesia
Politik

Begini Analisa Pakar Soal Pe..

31 Oktober 2020 18:18
PKS Apresiasi Jokowi Berani Kecam Presiden Macron Yang Hina Islam
Politik

PKS Apresiasi Jokowi Berani ..

31 Oktober 2020 17:45