Gde Siriana: Rakyat Butuh Sehat Dan Bisa Cari Makan, Bukan Pilkada!

Direktur Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf/Net

Pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak 2020 yang berlanjut di tengah pandemi Covid-19 belakangan kembali disoal lantaran khawatir menjadi klaster baru penyebaran virus corona.

Kekhawatiran itu juga muncul dari Direktur Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf yang menilai pelaksanaan pilkada kurang tepat di saat angka kasus positif Covid-19 sedang tinggi-tingginya.

"Dilihat dari urgensinya, rakyat tak butuh pilkada saat ini. Rakyat butuh sehat, dan bisa cari nafkah lagi," ujar Gde Siriana saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (11/9).

Pilkada yang bakal digelar di 270 daerah nanti, menurut aktivis Bandung Intiative itu, sepatutnya dipertimbangkan pemerintah dan juga penyelenggara pemilu, agar bisa fokus menangani Covid-19.

"Ini jika dipaksakan pilkada artinya menghianati demokrasi. Saat rakyat susah kok bikin pesta demokrasi. Katanya perang melawan covid, masa saat perang bikin pilkada?" tandasnya.

Oleh karena itu, Gde Siriana berharap pemerintah tidak hanya melihat legitimasi pilkada pada legitimasi prosedural saja, tetapi harus melihat juga kewajiban moral masyarakat dalam memandang legitimasi.

"Ini pestanya parpol, agendanya parpol, agendanya para pejabat yang anak-istri-mantu ingin jadi pejabat daerah," demikian Gde Siriana Yusuf menutup.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Wiku Adisasmito: Sumpah Pemuda Harus Jadi Momen Persatuan Lawan Covid-19
Politik

Wiku Adisasmito: Sumpah Pemu..

29 Oktober 2020 23:37
Di Hadapan Pompeo, GP Ansor Bicara Islam Kasih Sayang
Politik

Di Hadapan Pompeo, GP Ansor ..

29 Oktober 2020 22:38
Cakada Mura Diduga Positif Covid-19, MAKI: Tanda Tanya Besar, Kenapa Ditutupi?
Politik

Cakada Mura Diduga Positif C..

29 Oktober 2020 22:25
Milenial Dikritik Mega, FAM-I: Jangan Ciut, Mereka Tak Siap Dengan Perubahan
Politik

Milenial Dikritik Mega, FAM-..

29 Oktober 2020 21:59
Soroti Surat Utang, RR: Prestasi Menkeu
Politik

Soroti Surat Utang, RR: Pres..

29 Oktober 2020 21:33
Ramai Seruan Boikot Produk Prancis, JMI: Umat Jangan Mudah Jadi Alat Bentur
Politik

Ramai Seruan Boikot Produk P..

29 Oktober 2020 20:43
BEM SI: Kontribusi Milenial Banyak, Belum Terlihat Apa Sengaja Tidak Dilihat?
Politik

BEM SI: Kontribusi Milenial ..

29 Oktober 2020 20:22
DPR RI: Duta Besar Prancis Harus Minta Maaf Pada Muslim Indonesia Atas Nama Presiden Macron
Politik

DPR RI: Duta Besar Prancis H..

29 Oktober 2020 20:16