Tolak Permohonan Ike Edwin-Zam Zanariah, Anggota Bawaslu Keluar Kantor Di Bawah Pengawalan Polisi

Sejumlah anggota Polresta memberi pengamanan Anggota Bawaslu Bandarlampung/RMOLLampung

Bawaslu memutuskan menolak permohonan bakal calon walikota dan wakil walikota Bandarlampung jalur perseorangan, Ike Edwin-Zam Zanariah, yang menggugat KPU Bandarlampung dalam musyawarah terbuka.

"Permohonan Pemohon tidak memiliki alat bukti hukum yang cukup untuk dikabulkan. Memutuskan menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya," kata Ketua Majelis Musyawarah Terbuka, Candrawansah, Sabtu (12/9), dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Majelis musyawarah yang terdiri dari ketua dan 4 orang anggota Bawaslu Bandarlampung menjelaskan, Ike Edwin-Zam Zanariah memiliki kedudukan hukum dalam mengajukan permohonan sengketa tentang pemilihan.

Kemudian, Majelis Musyawarah berwenang memeriksa dan memutus permohonan Pemohon.

Usai membacakan putusan sengketa, Ketua Bawaslu bersama 4 anggota lainnya langsung diamankan ke Polresta Bandarlampung. Mereka keluar dari ruang sidang didampingi ajudan masing-masing beserta tim pengamanan kepolisian setempat.

Mereka langsung disambut sorakan kecewa pendukung Ike Edwin-Zam yang masih menunggu di Jl. Way Besai.

Atas putusan tersebut, Ketua LO bacalon Ike-Zam, Dewi, langsung menyisir ruangan-ruangan di kantor Bawaslu. Ia merasa tidak puas dengan putusan sengketa.

Ia meminta pihak kepolisian membuka ruangan yang berisi staf Bawaslu untuk melihat berita acara putusan sengketa.

"Saya mau lihat risalah sidangnya dulu, berita acaranya kan ada. Kalau mau keluar majelisnya boleh, tapi jangan pergi semua, kita mau tanya siapa. Kita cuma mau tanya data. Jangan kabur semua, ini masih jam kerja," tegas dia.

Sementara itu, Ike Edwin dan Zam Zanariah masih berada di lokasi. Mereka dan timnya enggan meninggalkan kantor Bawaslu sebelum mendapatkan data hasil sengketa.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Polling 24 Tokoh Harapan, bersama Arief Poyuono dan Jerry Massie

Selasa, 23 Februari 2021
Video

Kunjungan Presiden Jokowi di NTT Undang Kerumunan Massa

Selasa, 23 Februari 2021
Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021

Artikel Lainnya

Gaduh Kudeta Demokrat, Arief Poyuono Siap Jadi Penengah Antara SBY Dan Moeldoko
Politik

Gaduh Kudeta Demokrat, Arief..

25 Februari 2021 19:45
Indeks Persepsi Korupsi Anjlok, ICW: Kebijakan Antikorupsi Pemerintahan Jokowi Mundur
Politik

Indeks Persepsi Korupsi Anjl..

25 Februari 2021 19:29
Paket Sarapan Gratis Pospera Akan Berlangsung Hingga Bulan Mei
Politik

Paket Sarapan Gratis Pospera..

25 Februari 2021 19:22
Susah Dijinakkan, Jadi Alasan Isu KLB Hanya Menyasar Demokrat
Politik

Susah Dijinakkan, Jadi Alasa..

25 Februari 2021 18:54
Enam Organisasi Sayap Demokrat Deklarasikan Menolak KLB
Politik

Enam Organisasi Sayap Demokr..

25 Februari 2021 18:31
Sepakat Pasal Karet UU ITE Dihapus, Ketua PWI: Terus Terang, Banyak Merepotkan Wartawan
Politik

Sepakat Pasal Karet UU ITE D..

25 Februari 2021 17:33
Satyo Purwanto: Demokrat Diserang Isu KLB Karena Solid Dan Oposisi Pemerintah
Politik

Satyo Purwanto: Demokrat Dis..

25 Februari 2021 17:02
Kecewa Kebijakan Miras Jokowi, Ketua Muhammadiyah: Bangsa Ini Seperti Kehilangan Arah
Politik

Kecewa Kebijakan Miras Jokow..

25 Februari 2021 16:12