Mujahid 212: Pertanyaan Misterinya, Kenapa Ulama Selalu Jadi Target Orang Gangguan Jiwa

Ketua Aliansi Anak Bangsa (AAB) yang juga Mujahid 212, Damai Hari Lubis/Net

Pihak Kepolisian didesak untuk mengusut tuntas kasus penusukan terhadap ulama Syekh Ali Jaber saat tengah memberikan tausiyah di Kota Bandarlampung pada Minggu (13/9) kemarin.

Ketua Aliansi Anak Bangsa (AAB) yang juga Mujahid 212, Damai Hari Lubis mengatakan, pihak Kepolisian harus melibatkan tim ahli jiwa dalam perkara ini.

Hal itu dikarenakan banyak pelaku yang sengaja berencana melakukan pembunuhan kepada ulama selalu dinyatakan mengalami gangguan kejiwaan.

"Perlu diusut tuntas oleh pihak kepolisian RI dengan melibatkan tim ahli jiwa, oleh karena banyak dari para pelaku yang berencana membunuh ulama dan atau ustad melulu punya penyakit jiwa," ujar Damai Hari Lubis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (14/9).

Pengacara Habib Rizieq Shihab ini pun mengaku heran para orang yang mengalami gangguan jiwa banyak yang melakukan percobaan pembunuhan atau penyerangan dengan tepat sasaran terhadap ulama maupun melakukan perusakan tempat ibadah.

"PertĂ nyaan misterinya kenapa para penyakit jiwa ini bisa pilih target. Dan targetnya selalu ulama atau ustaz? Objek korban selalu pendakwah," heran Damai.

Damai pun meminta negara untuk melakukan kajian ilmiah atas banyaknya insiden seperti penusukan terhadap Syekh Ali Jaber, di mana ada pengakuan pihak keluarga kepada kepolisian bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa sejak empat tahun lalu.

"Maka perlu tarik benang merahnya. Dibutuhkan kajian ilmiah apakah orang gila bisa didoktrin oleh orang lain untuk melakukan tindak kejahatan?" pungkas Damai.

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Jelang HUT Ke-56, Partai Golkar Gelar Renungan Dan Doa Bersama Di TMP Kalibata
Politik

Jelang HUT Ke-56, Partai Gol..

19 Oktober 2020 23:07
DPR Ajak Masyarakat Pandang Covid-19 Sebagai Keprihatinan Bersama
Politik

DPR Ajak Masyarakat Pandang ..

19 Oktober 2020 22:41
Bamsoet: Yang Baik Dari Pemerintahan Jokowi-Maruf Tinggal Disinkronkan
Politik

Bamsoet: Yang Baik Dari Peme..

19 Oktober 2020 22:13
6 Catatan Relawan: Pemerintahan Jokowi Periode Kedua Sangat Buruk
Politik

6 Catatan Relawan: Pemerinta..

19 Oktober 2020 21:30
Dewan Kehormatan PWI: Wartawan Harus Jaga Jarak Saat Kontestasi Pilkada 2020
Politik

Dewan Kehormatan PWI: Wartaw..

19 Oktober 2020 21:24
Pimpinan MPR Siap Fasilitasi Rakyat Papua Bertemu Presiden Jokowi Bahas Otonomi Khusus
Politik

Pimpinan MPR Siap Fasilitasi..

19 Oktober 2020 21:07
Anggota Komisi I DPR RI Ingatkan Prabowo Hati-hati Dalam Rencana Pembelian F-35
Politik

Anggota Komisi I DPR RI Inga..

19 Oktober 2020 21:01
Pengamat: Ke Mana Demokrat-PKS-KAMI Pasca Demo, Kok Yang Muncul Gerindra?
Politik

Pengamat: Ke Mana Demokrat-P..

19 Oktober 2020 20:52