Arteria Dahlan Curcol Kasus Pembakaran Bendera PDIP Saat Komisi III Bahas Anggaran Polri

Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan/Net

Komisi III DPR RI melaksanakan rapat kerja bersama dengan Wakil Kepala Kepolisian (Wakapolri) Komjen Gatot Eddy Pramono membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian /Lembaga, Senin (14/9).

Di saat rapat, anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan menyampaikan aspirasinya kepada Wakapolri. Namun demikian, Arteria memanfaatkan momen itu untuk curhat colongan (curcol) soal pembakaran bendera PDI Perjuangan di depan gedung DPR RI, bukan membahas anggaran Polri

Semula Arteria menyampaikan dukungannya terhadap rencana kerja dan anggaran tahun 2021 Polri dan mengatakan akan pasang badan jika Polri mendapatkan kritikan pedas baik dari parlemen maupun kalangan lain.

“Kami mendukung tanpa reserver, politik anggaran Polri maupun kebijakan-kebijakan termasuk juga kerja-kerja Kepolisian. Inilah keberpihakan atau politik afirmasinya PDI Perjuangan terhadap Polri, karena kita sadar betul Polri ini memang memiliki tugas-tugas yang multispektrum, anggarannya dikatakan begitu meroket, kami pasang badan untuk tu pak. PDIP yang selalu pasang badan untuk itu,” kata Arteria di dalam rapat, Senin (14/9).

Kemudian, dia menyinggung soal tidak responsifnya pihak kepolisian terhadap beberapa kasus. Arteria meminta Polri memberikan perhatian lantaran dirinya sudah memasang badan untuk Polri.

“Tapi kami juga mohon pak, ini belakangan terkesan saya enggak tahu nih. Apa LO-nya kurang atau apa, belakangan tidak responsif lagi pak. Kami juga butuh penghormatan antar mitra. Kalau pada level Pak Kapolrinya, Pak Kabareskrim, Pak KBIK, Kabaharkam, semuanya ok pak. Tapi yang di bawah-bawah ini agak susah pak,” katanya.

Dia lantas mencontohkan kasus pembakaran bendera PDI Perjuangan yang seakan diabaikan Polri, hingga saat ini belum diusut tuntas.

“Saya kasih contoh waktu pembakaran bendera di depan ada pembakaran bendera PDI Perjuangan Kapolres Jakarta Pusatnya enggak tahu pak ada apa. Kapolda Metronya enggak tahu pak, abis itu ngoceh apa, kemudian akan dikabarin sampai sekarang tidak dikabarkan,” ucapnya.

Mendengar hal tersebut pimpinan rapat yang diketuai oleh Ahmad Sahroni dari Fraksi Nasdem langsung memotong interupsi Arteria dan memintanya untuk fokus mengomentari soal rencana kerja dan anggaran Polri.

“Yak karena ini fungsi pengawasan. Jadi jangan melibatkan di luar fungsi pengawasan,” tegas Sahroni menyudahi.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Silahkan Megawati Salahkan Demo Anarkis, Tapi Tidak Boleh Asal Tuduh Pada Milenial
Politik

Silahkan Megawati Salahkan D..

30 Oktober 2020 06:33
Kembalikan Kepercayaan Publik, Jokowi Disarankan Segera Rombak Kabinetnya
Politik

Kembalikan Kepercayaan Publi..

30 Oktober 2020 06:22
Bukan PDIP, Selama Jadi Presiden Jokowi Bergantung Pada Luhut, Airlangga Dan BG
Politik

Bukan PDIP, Selama Jadi Pres..

30 Oktober 2020 06:01
Suharso Naik Jet Pribadi Saat Urus Partai, PPP: Tidak Gunakan Dana Partai
Politik

Suharso Naik Jet Pribadi Saa..

30 Oktober 2020 01:59
Wiku Adisasmito: Sumpah Pemuda Harus Jadi Momen Persatuan Lawan Covid-19
Politik

Wiku Adisasmito: Sumpah Pemu..

29 Oktober 2020 23:37
Di Hadapan Pompeo, GP Ansor Bicara Islam Kasih Sayang
Politik

Di Hadapan Pompeo, GP Ansor ..

29 Oktober 2020 22:38
Cakada Mura Diduga Positif Covid-19, MAKI: Tanda Tanya Besar, Kenapa Ditutupi?
Politik

Cakada Mura Diduga Positif C..

29 Oktober 2020 22:25
Milenial Dikritik Mega, FAM-I: Jangan Ciut, Mereka Tak Siap Dengan Perubahan
Politik

Milenial Dikritik Mega, FAM-..

29 Oktober 2020 21:59