Pimpinan Komisi VII: Yang Dilakukan Ahok Tidak Tepat, Kan Ada Mekanisme Di Internal Pertamina

Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eddy Soeparno/Net

Pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang membongkar aib Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus menuai reaksi beragam di masyarakat.

Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eddy Soeparno menilai sikap Ahok membongkar aib perusahaan plat merah di ruang publik sangat tidak tepat.

Pasalnya, selaku Komut Pertamina, Ahok sedianya bisa menggunakan mekanisme di internal tanpa harus mempublikasikan ke publik hingga menjadi isu liar.

"Apa yang dilakukan Pak Ahok tentu tidak tepat, tidak pas, sampai mempublikasikan permasalahan di internal Pertamina pada pihak luar terutama kepada masyarakat umum melalui media," ujar Eddy Soeparno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/9).

"Jika memang ada permasalahan di tubuh Pertamina, Pak Ahok itu memiliki mekanisme di internal Pertamina untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai Komisatis Utama," imbuhnya menegaskan.

Eddy lantas menyampaikan mekanisme yang bisa dilakukan mantan Gubernur DKI Jakarta itu tanpa harus mempublikasikan apa yang disebut Ahok kebobrokan di Pertamina.

"Memanggil direksi melalui rapat komisaris, direksi dan menyampaikan keluhan-keluhan tersebut. Dan hasil rapat itu adalah khusus konsumsi internal dari perseroan, tidak boleh dipublikasikan," tuturnya.

Lanjut Eddy, jika memang ada hal-hal yang dianggap perlu dibawa ke ranah yang lebih luas lagi, bahkan perlu melibatkan pemegang saham, maka Ahok bisa memanggil pihak-pihak yang dianggap bermasalah dalam Rapat Pemegang Saham (RUPS).

"Panggil dalam forum RUPS atau rapat pemegang saham terbatas. Melibatkan siapa, pemenang sahamnya, Kementerian BUMN, karena Pertamina ini masih belum perusahaan Tbk. Dan dibahas bersama perwakilan-perwakilan dari pemegang saham yang memang berwenang membuat keputusan terkait Pertamina," tegasnya.

"Dan hasil daripada rapat itu tidak boleh dipublikasikan ke luar. Karena Pertamina merupakan perusahaan tertutup dan rapat-rapat tersebut saya yakin adalah rapat-rapat tertutup," sambung Eddy.

Oleh karena itu, Eddy yang juga Sekjen PAN ini menyarankan agar Ahok menggunakan mekanisme internal tanpa harus berkoar-koar diluar.

"Mekanismenya sudah ada, tata caranya penyampaiannya sudah ada, dan tidak boleh dipublikasikan kepada umum. Kecuali memang disepakati di dalam rapat direksi, di dalam rapat komisaris bahwa akan ada pengumuman. Dan yang menyampaikan itu adalah jurubicara perusahaan dalam hal ini sekretaris perusahaan," jelasnya.

"Ini menurut saya adalah mekanisme yang paling pas dilaksanakan didalam sebuah korporasi," demikian Eddy Soeparno menambahkan.

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Pengamat: Pilkada Sebaiknya Dilanjutkan, Karena Bisa Jadi Instrumen Ngerem Resesi
Politik

Pengamat: Pilkada Sebaiknya ..

23 September 2020 18:50
Lanjutkan Kepemimpinan Risma, Eri Cahyadi Fokus Tuntaskan Kemiskinan Berbasis Data
Politik

Lanjutkan Kepemimpinan Risma..

23 September 2020 18:29
Fraksi PAN Sepakat Pilkada Dilanjutkan, Tapi Dengan Empat Syarat
Politik

Fraksi PAN Sepakat Pilkada D..

23 September 2020 18:24
KAMI Serukan Masyarakat Indonesia Turunkan Bendera Setengah Tiang Pada 30 September
Politik

KAMI Serukan Masyarakat Indo..

23 September 2020 18:06
Terganjal Keabsahan Ijazah, 1 Bapaslon Gagal Jadi Peserta Pilkada Merauke 2020
Politik

Terganjal Keabsahan Ijazah, ..

23 September 2020 17:53
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, PAN Minta Jokowi Buka Opsi Tunda Pilkada
Politik

Kasus Covid-19 Terus Meningk..

23 September 2020 17:40
Sudirman Said: Kita Gak Punya Ruang Untuk Bicara Hal Lain, Karena Jargon Politik Mewarnai Seluruh Diskursus
Politik

Sudirman Said: Kita Gak Puny..

23 September 2020 17:40
Prihatin Kebangkitan Komunis, Presidium KAMI Surati Presiden Jokowi, Layangkan Tiga Tuntutan
Politik

Prihatin Kebangkitan Komunis..

23 September 2020 17:39