Komisi XI Fraksi Nasdem Janji Pelototi Kucuran PMN Rp 20 Triliun Untuk Penyelesaian Jiwasraya

Anggota Komisi XI fraksi Partai Nasdem, Fauzi Amro/Net

Kasus gagal bayar polis Asuransi Jiwasraya yang sudah bertahun-tahun dialami nasabah mendapat angin segar setelah pemerintah berencana mengucurkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 20 triliun.

Rencana Kementerian Keuangan tersebut pun dipastikan akan dipelototi realisasinya oleh Komisi XI DPR RI. Anggota Komisi XI fraksi Partai Nasdem, Fauzi Amro mengatakan, PMN dengan jumlah besar tersebut merupakan sebuah harapan baru yang ditunggu-tunggu nasabah Jiwasraya.

"Masalah Jiwasraya dengan ada PMN ini mungkin bisa selesai," ujar Fauzi Amro saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/9).

Sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan, Fauzi Amro menegaskan pihaknya akan melakukan pengawasan secara ketat terhadap penyaluran dana nasabah dari PMN yang akan dikerjakan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI).

"Tugas kita di komisi XI mengawasi supaya tepat sasaran, tepat guna dan tidak ada moral hazard dan tidak terjadi penyimpangan," tegasnya.

"Makanya harus memberikan laporan per triwulan kepada Komisi XI, supaya pengawasannya dilakukan secara ketat dan tidak ada salah memberikan alokasi karena datanya jelas sumbernya dari Jiwasraya," sambungnya.

Sebelumnya, kucuran dana Rp 20 triliun untuk penyelesaian kasus Jiwasraya tersebut telah disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat bersama DPR Komisi XI, Selasa (15/9).

Dalam rapat itu Sri Mulyani menjelaskan, PMN tersebut bakal disetorkan kepada PT BPUI selaku perushaan yang ditunjuk Kementerian BUMN untuk mengambil alih portofolio PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

PMN yang mencapai Rp 20 triliun itu bakal dikucirkan pada tahun 2021 mendatang demi memenuhi kewajiban kepada 4 juta pemegang polis yang terseret kasus Jiwasraya. Jumlah PMN itu pun terhitung lebih tinggi dibanding alokasi PMN tahun ini yang hanya sebesar Rp 6,26 triliun.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Pengamat: Pilkada Sebaiknya Dilanjutkan, Karena Bisa Jadi Instrumen Ngerem Resesi
Politik

Pengamat: Pilkada Sebaiknya ..

23 September 2020 18:50
Lanjutkan Kepemimpinan Risma, Eri Cahyadi Fokus Tuntaskan Kemiskinan Berbasis Data
Politik

Lanjutkan Kepemimpinan Risma..

23 September 2020 18:29
Fraksi PAN Sepakat Pilkada Dilanjutkan, Tapi Dengan Empat Syarat
Politik

Fraksi PAN Sepakat Pilkada D..

23 September 2020 18:24
KAMI Serukan Masyarakat Indonesia Turunkan Bendera Setengah Tiang Pada 30 September
Politik

KAMI Serukan Masyarakat Indo..

23 September 2020 18:06
Terganjal Keabsahan Ijazah, 1 Bapaslon Gagal Jadi Peserta Pilkada Merauke 2020
Politik

Terganjal Keabsahan Ijazah, ..

23 September 2020 17:53
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, PAN Minta Jokowi Buka Opsi Tunda Pilkada
Politik

Kasus Covid-19 Terus Meningk..

23 September 2020 17:40
Sudirman Said: Kita Gak Punya Ruang Untuk Bicara Hal Lain, Karena Jargon Politik Mewarnai Seluruh Diskursus
Politik

Sudirman Said: Kita Gak Puny..

23 September 2020 17:40
Prihatin Kebangkitan Komunis, Presidium KAMI Surati Presiden Jokowi, Layangkan Tiga Tuntutan
Politik

Prihatin Kebangkitan Komunis..

23 September 2020 17:39