Maksimal Hari Ini, Berkas Persyaratan Bapaslon Pilkada Gresik Harus Sudah Lengkap

KPU Gresik menyatakan dua bapaslon yang akan bertarung di Pilkada Gresik 2020 masih belum melengkapi berkas persyaratan pendaftaran/RMOLJatim

Dua bakal pasangan calon (bapaslon) yang akan maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gresik 2020, Fandi Ahmad Yani-Aminatun Habibah (Niat) dan Mohammad Qosim-Asluchul Alif (QA), dinyatakan masih belum melengkapi berkas persyaratan pendaftaran.

Hal ini diungkap Komisioner KPU Divisi Perencanaan, Elvita Yuliati.

"Berkas persyaratan tersebut agar segera dilengkapi masing-masing bapaslon, kami sudah memanggil staf administrasi kedua bapaslon untuk disampaikan kekurangannya," ujar Elvita, Rabu (16/9).

"Memang pada prinsipnya verifikasi berkas bapaslon sudah diterima oleh KPU Gresik, meski ada yang belum lengkap atau kurang. Karena itulah kami minta untuk memperbaiki dokumen yang belum lengkap,” sambung Elvita, seperti dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Kekurangan berkas persyaratan bapaslon, lanjut Elvita, di antaranya berkas pernyataan bebas tunggakan utang.

Semestinya, berkas tersebut disampaikan ke Pengadilan Negeri Gresik tetapi keliru ke Pengadilan Niaga. Hal ini sesuai dengan ketentuan surat 03/BUA.6/HS/SP/IX/2016 yang ditandatangani Ketua Mahkamah Agung.

Kemudian, ada kesalahan huruf antara KTP dan nomor pokok wajib pajak (NPWP). Untuk bebas tunggakan utang pajak, seharusnya ada keterangan surat bebas tunggakan pajak dari Kantor Pajak.

“Khusus untuk persoalan ini, hanya ada satu bapaslon saja yang sudah lengkap,” tandasnya.

Pihak KPU Gresik pun masih akan menunggu kedua bapaslon untuk melengkapi berkas yang belum lengkap hingga hari ini, Rabu (16/9).

"Sesuai tahapan, verifikasi ini dimulai 14-16 September 2020. Setelah itu penyampaian verifikasi, dan pada 23 September 2020 penetapan calon. Serta pengundian nomor urut calon pada 24 September 2020," pungkasnya.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Pengamat: Pilkada Sebaiknya Dilanjutkan, Karena Bisa Jadi Instrumen Ngerem Resesi
Politik

Pengamat: Pilkada Sebaiknya ..

23 September 2020 18:50
Lanjutkan Kepemimpinan Risma, Eri Cahyadi Fokus Tuntaskan Kemiskinan Berbasis Data
Politik

Lanjutkan Kepemimpinan Risma..

23 September 2020 18:29
Fraksi PAN Sepakat Pilkada Dilanjutkan, Tapi Dengan Empat Syarat
Politik

Fraksi PAN Sepakat Pilkada D..

23 September 2020 18:24
KAMI Serukan Masyarakat Indonesia Turunkan Bendera Setengah Tiang Pada 30 September
Politik

KAMI Serukan Masyarakat Indo..

23 September 2020 18:06
Terganjal Keabsahan Ijazah, 1 Bapaslon Gagal Jadi Peserta Pilkada Merauke 2020
Politik

Terganjal Keabsahan Ijazah, ..

23 September 2020 17:53
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, PAN Minta Jokowi Buka Opsi Tunda Pilkada
Politik

Kasus Covid-19 Terus Meningk..

23 September 2020 17:40
Sudirman Said: Kita Gak Punya Ruang Untuk Bicara Hal Lain, Karena Jargon Politik Mewarnai Seluruh Diskursus
Politik

Sudirman Said: Kita Gak Puny..

23 September 2020 17:40
Prihatin Kebangkitan Komunis, Presidium KAMI Surati Presiden Jokowi, Layangkan Tiga Tuntutan
Politik

Prihatin Kebangkitan Komunis..

23 September 2020 17:39