Prof Didik J Rachbini: Pemerintah Merasa Tidak Krisis, Sehingga Pilkada Dijalankan

Prof Didik J. Rachbini/Net

Pemerintah saat ini dianggap tidak merasa krisis karena tetap menjalankan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

Begitu yang disampaikan oleh peneliti senior LP3ES, Prof Didik J Rachbini saat diskusi virtual bertajuk "Politik Uang dalam Pilkada di Masa Pandemi" yang diselenggarakan oleh LP3ES, Rabu (16/9).

Prof Didik pun mengibaratkan pelaksanaan Pilkada di masa Pandemi Covid-19. Dimana, ketika sebuah rumah mengalami kebakaran, maka orang yang ada di rumah tersebut pasti menyelamatkan diri karena dalam kondisi krisis dibanding menyelamatkan harta bendanya.

"Dia harus menyelamatkan nyawa karena dia krisis ya. Tapi pemerintah ini merasa tidak krisis, sehingga Pilkada dijalankan," ujar Prof Didik J Rachbini.

Prof Didik pun beranggapan bahwa pihak yang membuat aturan Pilkada secara tidak langsung menjerumuskan rakyat ke dalam pandemi yang lebih luas.

"Jadi, yang membuat aturan Pilkada, KPU tidak akan bisa ngomong ini, jadi yang membuat aturan Pilkada meneruskan itu sebenarnya secara tidak langsung menjerumuskan rakyat ke dalam pandemi yang lebih luas. Dan ini saya anggap tidak bertanggungjawab," jelas Prof Didik.

Sehingga, Prof Didik menegaskan agar pemerintah maupun Kementerian Dalam negeri harus bertanggungjawab jika terjadi penyebaran virus corona yang semakin parah akibat pelaksanaan Pilkada.

"Dan nanti kalau semakin banyak (kasus Covid-19), maka pemerintah, Kementerian Dalam Negeri itu harus bertanggungjawab kepada rakyat apa yang diputuskan dalam kebijakan ini," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020
Video

Tamu Al Fateh | Teguh Timur | CEO RMOL | Owner Malik Arslan | Jakarta | Indonesia | Al fateh carpets

Rabu, 23 September 2020

Artikel Lainnya

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut Izin Eksportir Benih Lobster Pelanggar Hukum
Politik

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut..

24 September 2020 06:37
Istana Merespons Gatot, Sebut Isu PKI Sengaja Didengungkan Jelang 30 September
Politik

Istana Merespons Gatot, Sebu..

24 September 2020 05:51
Pilkada 2020 Tidak Sensitif, Netfid: Nyawa Manusia Tidak Bisa Diganti!
Politik

Pilkada 2020 Tidak Sensitif,..

24 September 2020 05:32
Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang Tak Mau Menunda Pilkada Tidak Yakin Kemampuan Pak Luhut?
Politik

Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang T..

24 September 2020 04:41
Deklarasi KAMI Karawang Terganjal Izin, Syahganda: Pidato Gatot Sudah Dinanti Di Rengasdengklok
Politik

Deklarasi KAMI Karawang Terg..

24 September 2020 03:57
Fahira Idris: PR Nadiem Adalah Jadikan Mapel Sejarah Sebagai Penguat Pendidikan Karakter
Politik

Fahira Idris: PR Nadiem Adal..

24 September 2020 03:29
Jokowi Perlu Undang NU, Muhammadiyah Hingga Komnas HAM Untuk Bahas Pilkada 2020
Politik

Jokowi Perlu Undang NU, Muha..

24 September 2020 03:01
Di Tengah Pandemi, Khofifah Salurkan Beasiswa Rp 11,3 M Untuk 850 Guru Madrasah Diniyah
Politik

Di Tengah Pandemi, Khofifah ..

24 September 2020 02:13