Komite PC PEN: Pemerintah Fokus Pengadaan Vaksin Dan Bangkitkan Sektor Pariwisata

Ketua Komite PC PEN, airlangga Hartarto/Net

Pemulihan kesehatan pandemi Covid-19 menjadi prioritas pemerintah saat ini. Meskipun demikian upaya ini tetap beriringan dengan pemulihan ekonomi akibat pandemi.

Saat ini pemerintah tengah mengupayakan kerja sama dengan sejumlah pihak dalam pengadaan vaksin Covid-19 sebagai langkah penanganan pandemi.

Sembari fokus pada sektor kesehatan, pemerintah terus berupaya menangani sisi ekonominya, salah satunya di sektor pariwisata.

Kedua hal ini menjadi pembahasan saat Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC PEN) yang juga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin Rapat Koordinasi bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Menteri Parekraf Wishnutama terkait pengadaan vaksin dan protokol kesehatan pada sektor pariwisata di Kemenko Perekonomian, Rabu (16/9).

"Pada sektor kesehatan, pengadaan dan penyediaan vaksin Covid-19 menjadi prioritas pemerintah dengan target 30 juta vaksin pada akhir tahun 2020 dan akan ditingkatkan menjadi 290 juta vaksin di tahun 2021," kata Airlangga.

Menko Airlangga menyampaikan, untuk memenuhi kebutuhan vaksin dalam negeri, pemerintah telah menjalin kerja sama dengan beberapa lembaga, baik dalam negeri seperti BUMN, lembaga riset Eijkman Institute, dan lembaga internasional serta pihak swasta.

"Pemerintah berupaya untuk menjamin vaksin yang aman, cepat, terjangkau, dan dapat diakses oleh masyarakat," katanya.

Sementara itu, untuk pemulihan ekonomi nasional, Airlangga menegaskan, komitmen pemerintah membangkitkan sektor pariwisata yang terkena dampak cukup dalam karena pandemi Covid-19.

Upaya itu dilakukan dengan pengawasan yang ketat penerapan protokol kesehatan di sektor pariwisata, salah satunya melalui operasi yustisi. Operasi ini untuk memastikan pengusaha di sektor pariwisata dan masyarakat sebagai konsumen mematuhi protokol kesehatan.

"Pada sektor pariwisata, pemerintah telah menetapkan panduan protokol kesehatan bagi pelaku usaha maupun konsumen guna memberikan jaminan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan untuk diterapkan dengan benar dan disiplin," jelasnya.

Sambung Ketua Umum Partai Golkar ini, saat ini pemerintah tengah menggencarkan kampanye 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) agar rantai penyebaran Covid-19 bisa ditekan.

"Pemerintah menghimbau seluruh elemen masyarakat dapat selalu menerapkan disiplin protokol kesehatan agar pemulihan perekonomian kita dapat berjalan beriringan," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020
Video

Tamu Al Fateh | Teguh Timur | CEO RMOL | Owner Malik Arslan | Jakarta | Indonesia | Al fateh carpets

Rabu, 23 September 2020

Artikel Lainnya

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut Izin Eksportir Benih Lobster Pelanggar Hukum
Politik

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut..

24 September 2020 06:37
Istana Merespons Gatot, Sebut Isu PKI Sengaja Didengungkan Jelang 30 September
Politik

Istana Merespons Gatot, Sebu..

24 September 2020 05:51
Pilkada 2020 Tidak Sensitif, Netfid: Nyawa Manusia Tidak Bisa Diganti!
Politik

Pilkada 2020 Tidak Sensitif,..

24 September 2020 05:32
Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang Tak Mau Menunda Pilkada Tidak Yakin Kemampuan Pak Luhut?
Politik

Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang T..

24 September 2020 04:41
Deklarasi KAMI Karawang Terganjal Izin, Syahganda: Pidato Gatot Sudah Dinanti Di Rengasdengklok
Politik

Deklarasi KAMI Karawang Terg..

24 September 2020 03:57
Fahira Idris: PR Nadiem Adalah Jadikan Mapel Sejarah Sebagai Penguat Pendidikan Karakter
Politik

Fahira Idris: PR Nadiem Adal..

24 September 2020 03:29
Jokowi Perlu Undang NU, Muhammadiyah Hingga Komnas HAM Untuk Bahas Pilkada 2020
Politik

Jokowi Perlu Undang NU, Muha..

24 September 2020 03:01
Di Tengah Pandemi, Khofifah Salurkan Beasiswa Rp 11,3 M Untuk 850 Guru Madrasah Diniyah
Politik

Di Tengah Pandemi, Khofifah ..

24 September 2020 02:13