Menolak Konser Saat Kampanye, Kemendagri Minta PKPU 10/2020 Direvisi

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar/Net

Kegiatan konser musik yang diperbolehkan berlangsung saat tahapan kampanye Pilkada Serentak 2020 tidak direstui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar mengatakan, posisi pemerintah sejak awal sudah jelas, yaitu tidak setuju dengan segala bentuk kerumunan, termasuk konser musik.

"Konser musik adalah suatu kegiatan yang memang sangat spesifik, biasanya konser musik tidak ditentukan jumlah orang yang hadir. Kalau penyanyinya punya daya tarik kemudian orang punya fanatik terhadap aliran musik tertentu, ya terjadi kerumunan itu," ujar Bahtiar dalam jumpa pers di Kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (17/9).

Sikap Kemendagri tersebut juga searah dengan banyak di dunia yang kini juga melarang acara-acara musik digelar, karena berpotensi terjadinya penularan Covid-19.

"Jadi aneh juga kalau kita di Indonesia ini justru masih mengizinkan. Itu sikap Kementerian Dalam Negeri, kecuali virtual yang selama ini praktiknya sudah ada. Kalau itu (virtual) enggak ada masalah," bebernya.

Oleh karena itu, Kemendagri mendorong stakeholder terkait untuk merevisi aturan konser tersebut yang berada di dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 10/2020 tentang Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19.

"Yang jelas kami setuju yang berpotensi rawan menjadi sarana penularan (dilarang). Kami (Kemendagri), ya tidak apa-apa kalau aturan itu kita perbaiki saya pikir," demikian Bahtiar.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020
Video

Tamu Al Fateh | Teguh Timur | CEO RMOL | Owner Malik Arslan | Jakarta | Indonesia | Al fateh carpets

Rabu, 23 September 2020

Artikel Lainnya

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut Izin Eksportir Benih Lobster Pelanggar Hukum
Politik

KKP Diminta Tidak Ragu Cabut..

24 September 2020 06:37
Istana Merespons Gatot, Sebut Isu PKI Sengaja Didengungkan Jelang 30 September
Politik

Istana Merespons Gatot, Sebu..

24 September 2020 05:51
Pilkada 2020 Tidak Sensitif, Netfid: Nyawa Manusia Tidak Bisa Diganti!
Politik

Pilkada 2020 Tidak Sensitif,..

24 September 2020 05:32
Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang Tak Mau Menunda Pilkada Tidak Yakin Kemampuan Pak Luhut?
Politik

Sudjiwo Tedjo: Mereka Yang T..

24 September 2020 04:41
Deklarasi KAMI Karawang Terganjal Izin, Syahganda: Pidato Gatot Sudah Dinanti Di Rengasdengklok
Politik

Deklarasi KAMI Karawang Terg..

24 September 2020 03:57
Fahira Idris: PR Nadiem Adalah Jadikan Mapel Sejarah Sebagai Penguat Pendidikan Karakter
Politik

Fahira Idris: PR Nadiem Adal..

24 September 2020 03:29
Jokowi Perlu Undang NU, Muhammadiyah Hingga Komnas HAM Untuk Bahas Pilkada 2020
Politik

Jokowi Perlu Undang NU, Muha..

24 September 2020 03:01
Di Tengah Pandemi, Khofifah Salurkan Beasiswa Rp 11,3 M Untuk 850 Guru Madrasah Diniyah
Politik

Di Tengah Pandemi, Khofifah ..

24 September 2020 02:13