Bawaslu Temukan 7 Jenis Pelanggaran Netralitas ASN Di Pilkada 2020

Ilustrasi netralitas ASN/Net

Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam perhelatan Pilkada Serentak 2020 menjadi salah satu yang diawasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Dalam akun Twitternya, Bawaslu menyampaikan hasil pengawasan terhadap ASN yang dilakukan sejak awal tahapan pilkada dimulai hingga tanggal 14 September.

"Bicara soal sanksi, ASN akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku. Dalam hal ini Bawaslu melakukan pengawasan terhadap netralitas ASN," terang akun Twitter resmi Bawaslu, Kamis (17/9).

Dari hasil kajian yang dilakukan, disebutkan sejumlah jenis pelanggaran terbukti dilakukan oleh puluhan ASN.

Tiga pelanggaran yang paling banyak dilakukan di antaranya mengajak atau mengintimidasi orang agar mendukung salah satu pasangan calon. Jumlahnya mencapai 8 orang.

Kemudian bertindak tidak netral dengan berpihak dalam pemilihan yang jumlahnya sebanyak 6 ASN. Ada pula ASN yang mendampingi pasangan calon mendaftar yang tercatat ada sebanyak 5 orang.

Sementara untuk 4 jenis pelanggaran netralitas lainnya dilakukan oleh masing-masing satu ASN, yakni mengikuti rapat pleno rekapitulasi verifikasi faktual bapaslon menggunakan atribut ASN, menggunakan atribut saat fit and proper test, menghadiri deklarasi bapaslon menggunakan atribut, dan bupati melakukan pergantian pejabat dalam kurun waktu 6 bulan sebelum penetapan paslon. 

"Jika dari hasil kajian Bawaslu terbukti adanya pelanggaran, Bawaslu akan meneruskan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dalam bentuk rekomendasi," demikian Bawaslu RI.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Wiku Adisasmito: Sumpah Pemuda Harus Jadi Momen Persatuan Lawan Covid-19
Politik

Wiku Adisasmito: Sumpah Pemu..

29 Oktober 2020 23:37
Di Hadapan Pompeo, GP Ansor Bicara Islam Kasih Sayang
Politik

Di Hadapan Pompeo, GP Ansor ..

29 Oktober 2020 22:38
Cakada Mura Diduga Positif Covid-19, MAKI: Tanda Tanya Besar, Kenapa Ditutupi?
Politik

Cakada Mura Diduga Positif C..

29 Oktober 2020 22:25
Milenial Dikritik Mega, FAM-I: Jangan Ciut, Mereka Tak Siap Dengan Perubahan
Politik

Milenial Dikritik Mega, FAM-..

29 Oktober 2020 21:59
Soroti Surat Utang, RR: Prestasi Menkeu
Politik

Soroti Surat Utang, RR: Pres..

29 Oktober 2020 21:33
Ramai Seruan Boikot Produk Prancis, JMI: Umat Jangan Mudah Jadi Alat Bentur
Politik

Ramai Seruan Boikot Produk P..

29 Oktober 2020 20:43
BEM SI: Kontribusi Milenial Banyak, Belum Terlihat Apa Sengaja Tidak Dilihat?
Politik

BEM SI: Kontribusi Milenial ..

29 Oktober 2020 20:22
DPR RI: Duta Besar Prancis Harus Minta Maaf Pada Muslim Indonesia Atas Nama Presiden Macron
Politik

DPR RI: Duta Besar Prancis H..

29 Oktober 2020 20:16