Mujahid 212: Istilah Kadrun Dipakai Ahok Untuk Alihkan Isu Kerugian Pertamina

Komisaris Utama Pertamina Ahok/RMOL

Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali membuat pernyataan kontroversi yang membuat gaduh di dunia jagat maya.

Pernyataan yang dimaksud adalah kalimat “persoalannya kalau saya jadi Dirut, ribut. Kadrun-kadrun mau demo, mau bikin gaduh lagi Republik ini gitu loh”, yang disampaikan dalam akun YouTube, POIN beberapa waktu lalu.

Menanggapi itu, Ketua Aliansi Anak Bangsa (AAB) yang juga Mujahid 212, Damai Hari Lubis mengatakan bahwa dirinya tidak heran dengan ucapan Ahok yang kerap kali berbicara kotor.

"Kami tidak aneh terhadap Ahok yang suka bicara kotor. Ayat Al Quran saja dia nistakan. Dia protes kitab suci, walau bukan agamanya atau kepercayaannya. Jadi ucapan Ahok tidak perlu dihiraukan, apalagi untuk dibahas," ujar Damai Hari Lubis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (18/9).

Karena kata pengacara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) ini, Ahok sudah jelas merugikan negara, rakyat dan bangsa Indonesia.

"Karena Komisaris Utamanya milik negara (rakyat Indonesia) yang disandangnya merugi. Tentu tidak layak dia masih ada di Pertamina apapun jabatannya," kata Damai.

Bahkan, Damai menilai, kembalinya Ahok melontarkan ucapan yang membuat gaduh sebatas pengalihan isu untuk menutupi kebobrokannya di Pertamina, yang merugi triliunan rupiah.

"Tentu tidak layak dia masih ada di Pertamina apapun jabatannya. Jadi karena malu dia cari alih issu keluar dengan bawa dan sebut istilah “kadrun"," kata Damai.

Dengan demikian, Damai pun menyarankan agar Ahok untuk segera mundur dari jabatannya sebagai Komut Pertamina.

"Saran kami, Ahok mundur dari Komut Pertamina, itu lebih, daripada nyinyir entah kepada siapa," pungkas Damai.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Wiku Adisasmito: Sumpah Pemuda Harus Jadi Momen Persatuan Lawan Covid-19
Politik

Wiku Adisasmito: Sumpah Pemu..

29 Oktober 2020 23:37
Di Hadapan Pompeo, GP Ansor Bicara Islam Kasih Sayang
Politik

Di Hadapan Pompeo, GP Ansor ..

29 Oktober 2020 22:38
Cakada Mura Diduga Positif Covid-19, MAKI: Tanda Tanya Besar, Kenapa Ditutupi?
Politik

Cakada Mura Diduga Positif C..

29 Oktober 2020 22:25
Milenial Dikritik Mega, FAM-I: Jangan Ciut, Mereka Tak Siap Dengan Perubahan
Politik

Milenial Dikritik Mega, FAM-..

29 Oktober 2020 21:59
Soroti Surat Utang, RR: Prestasi Menkeu
Politik

Soroti Surat Utang, RR: Pres..

29 Oktober 2020 21:33
Ramai Seruan Boikot Produk Prancis, JMI: Umat Jangan Mudah Jadi Alat Bentur
Politik

Ramai Seruan Boikot Produk P..

29 Oktober 2020 20:43
BEM SI: Kontribusi Milenial Banyak, Belum Terlihat Apa Sengaja Tidak Dilihat?
Politik

BEM SI: Kontribusi Milenial ..

29 Oktober 2020 20:22
DPR RI: Duta Besar Prancis Harus Minta Maaf Pada Muslim Indonesia Atas Nama Presiden Macron
Politik

DPR RI: Duta Besar Prancis H..

29 Oktober 2020 20:16