Hadiri Forum Silaturahmi Alumni IPB, Ini 5 Pesan Prof Arif Satria

Rektor IPB, Prof Arif Satria/Net

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Arif Satria menghadiri acara Forum Silaturahmi Alumni (FSA) IPB yang dilaksanakan Sabtu (19/9).

Dalam pertemuan itu, Arif Satria memberikan 5 pesan kepada segenap alumni yang menghadiri acara silaturahim alumni ke enam itu.

Pertama, Arif meminta agar seluruh alumni IPB harus kompak, solid, saling membesarkan, dan jangan ada konflik yang tidak perlu di media sosial.

Airf kemudian menyebutkan tentang pepatah jawa, “kalah wirang menang orang kondang”. Artinya, kalah malu dan menang tidak dapat apa-apa.

"Kedua, Alumni IPB harus percaya diri dan bangga pada almamater. Banggalah dengan apa yang kita miliki dan kita capai. Nampaknya bagi mereka yang inferior, seolah kita ditakdirkan sebagai follower dan tertinggal selamanya," demikian pesan Arif Satria itu.

Pesan ketiga, Alumni IPB diminta menjadi menjadi pelopor pembangunan Agro-Maritim 4.0.

Lebih lanjut eks Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB ini menegaskan bahwa pandemi Covid-19 adalah momentum untuk menunjukkan pada dunia bahwa sector agro-maritim adalah solusi.

Menurutnya, sektor agromaritim dalam situasi sulit seperti saat ini masih  tumbuh positif. Atas dasar itulah, alumni IPB diajak wujudkan kemandirian pangan.

"Keempat, Alumni IPB harus menjadi sumber terbaik inovasi dan inspirasi. Dunia terus berubah. Inovasi kita juga harus tumbuh dan berubah. Mari terus berinovasi dengan daya manfaat yang lebih besar lagi. Kuncinya adalah kreativitas, future mindset, kolaborasi, dan berani bermimpi," demikian pesan keempat yang diutarakan oleh eks Dekan termua IPB Sejak tahun 2010-2017 ini.

Dalam pesan terakhirnya, Arif meminta seluruh alumni IPB harus menjadi bagian dari masa depan.

Kata Arif,  Mimpi besar akan menghasilkan inovasi besar. Dalam menciptakan masa depan, hanya bisa terjadi kalau kita punya inspirasi dan inovasi. Keduanya berasal dari sebuah mimpi. Mimpi tidak lah muncul saat kita tidur, tapi saat kita sadar.

"Untuk menjadi bagian dari masa depan kita harus fokus pada future practice dan bukan semata best practice. Fokus pada future practice akan menjadikan kita leader dan penentu perubahan," demikian pesan Arif Satria kepada segenap alumni yang menghadiri forum silaturahmi itu.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Silahkan Megawati Salahkan Demo Anarkis, Tapi Tidak Boleh Asal Tuduh Pada Milenial
Politik

Silahkan Megawati Salahkan D..

30 Oktober 2020 06:33
Kembalikan Kepercayaan Publik, Jokowi Disarankan Segera Rombak Kabinetnya
Politik

Kembalikan Kepercayaan Publi..

30 Oktober 2020 06:22
Bukan PDIP, Selama Jadi Presiden Jokowi Bergantung Pada Luhut, Airlangga Dan BG
Politik

Bukan PDIP, Selama Jadi Pres..

30 Oktober 2020 06:01
Suharso Naik Jet Pribadi Saat Urus Partai, PPP: Tidak Gunakan Dana Partai
Politik

Suharso Naik Jet Pribadi Saa..

30 Oktober 2020 01:59
Wiku Adisasmito: Sumpah Pemuda Harus Jadi Momen Persatuan Lawan Covid-19
Politik

Wiku Adisasmito: Sumpah Pemu..

29 Oktober 2020 23:37
Di Hadapan Pompeo, GP Ansor Bicara Islam Kasih Sayang
Politik

Di Hadapan Pompeo, GP Ansor ..

29 Oktober 2020 22:38
Cakada Mura Diduga Positif Covid-19, MAKI: Tanda Tanya Besar, Kenapa Ditutupi?
Politik

Cakada Mura Diduga Positif C..

29 Oktober 2020 22:25
Milenial Dikritik Mega, FAM-I: Jangan Ciut, Mereka Tak Siap Dengan Perubahan
Politik

Milenial Dikritik Mega, FAM-..

29 Oktober 2020 21:59