GPK: Demi Kedaulatan Suara Rakyat, Pemerintah Perlu Tunda Pilkada 2020

Wakil Sekjen PP GPK M. Thobahul Aftoni/Net

Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Kabah meminta pemerintah terbuka dan mendengarkan masukan berbagai pihak yang meminta pilkada serentak 2020 ditunda seiring pandemi Covid-19.

Wakil Sekjen PP GPK M. Thobahul Aftoni mengatakan, saat ini pademi Covid-19 masih mengganas sehingga membahayakan keselamatan seluruh warga pemilik suara.

“Selain masalah keamanan dan keselamatan, partisipasi pemilih dalam pilkada serentak berpotensi sangat sangat kecil, karena masyarakat enggan datang ke TPS karena takut tertular Covid 19. Nah, jika partisipasi pemilih semakin kecil, maka kedaulatan rakyat semakin menipis,” ujar Toni, dalam keterangannya, Minggu (20/9).

Toni menambahkan, saat ini sudah banyak korban Covid-19 yang berasal dari penyelenggara pemilu baik KPU maupun Bawaslu. Puluhan bakal calon kepala daerah juga positif Covid-19.

Setidaknya, sudah ada tiga komisioner KPU Pusat, enam komisioner KPUD, 96 pengawas yang positif Covid-19. Jumlah itu berpotensi akan meningkat jika tes SWAB untuk penyelenggara diadakan secara lebih massif.

“Banyak kalangan meminta agar Pilkada serentak 9 Desember 2020 ditunda, namun hingga hari ini belum terlihat permintaan itu dipenuhi. Bahkan beberapa peraturan KPU masih tetap membolehkan diselenggarakan kampanye dengan menghadirkan massa, walaupun ada pembatasan jumlah peserta,” jelasnya.

Ia meyakini pembatasan itu tidak akan efektif mengingat hingga saat ini tingkat kepatuhan pada protokol kesehatan masih sangat rendah.

Terbukti, pada tahapan pendaftaran bakal pasangan calon yang digelar 4-6 September lalu, pendukung bakal pasangan calon ikut berbondong-bondong datang ke KPU dan penyelenggara baik KPU maupun Bawaslu seakan melakukan pembiaran.

“Jangan sampai gelaran demokrasi ternodai dengan timbulnya klaster-klaster baru akibat pilkada,” pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Eva K. Sundari: Saya Akui Komunikasi Publik Pemerintahan Jokowi Buruk
Politik

Eva K. Sundari: Saya Akui Ko..

25 Oktober 2020 23:50
Sugi Nur Ditangkap Polisi, Ujang Komarudin: Seharusnya Mengkritik Tidak Perlu Dilaporkan
Politik

Sugi Nur Ditangkap Polisi, U..

25 Oktober 2020 23:20
Sandiaga Uno Didorong Maju Caketum PPP, Achmad Baidowi: Baru Sekadar Wacana
Politik

Sandiaga Uno Didorong Maju C..

25 Oktober 2020 23:03
Belum Terkatrol, Elektabilitas Gatot Masih Kalah Dari AHY Sejak Februari Hingga Saat ini
Politik

Belum Terkatrol, Elektabilit..

25 Oktober 2020 22:57
Peringatkan Jokowi, PDIP: Ada Parpol Pendukung Yang Diduga Main Dua Kaki Untuk Menggoyang Presiden
Politik

Peringatkan Jokowi, PDIP: Ad..

25 Oktober 2020 22:19
SBLF Riset: Mahyeldi-Audy Unggul Dengan Kekuatan Milenial
Politik

SBLF Riset: Mahyeldi-Audy Un..

25 Oktober 2020 21:51
Survei Capres 2024, Ganjar Secara Mengejutkan Kangkangi Prabowo Dan Anies Baswedan
Politik

Survei Capres 2024, Ganjar S..

25 Oktober 2020 21:30
Gelar Perpisahan Di Mekkah, Habib Rizieq Pulang Ke Indonesia Bulan Maulid
Politik

Gelar Perpisahan Di Mekkah, ..

25 Oktober 2020 21:17