Yanuar Nugroho: Politik Selalu Ambigu, Tidak Pernah Konsisten

Diskusi virtual bertajuk "Understanding Jokowi's Leadership Amidst Covid-19 Crisis" pada Senin, 21 September 2020/RMOL

Mantan Deputi II Kepala Staf Kepresidenan di Kantor Staf Presiden (KSP), Yanuar Nugroho memiliki pandangan lain terkait buku "Man of Contradictions: Joko Widodo and the struggle to remake Indonesia" yang saat ini kontroversial.

Peneliti di ISEAS tersebut mengatakan, buku yang ditulis oleh Ben Bland itu memiliki fokus yang menitikberatkan pada pandangan seorang akademisi.

Sehingga Bland menyatakan bahwa kepemimpinan Presiden Joko Widodo penuh dengan kontradiksi atau ketidakkonsistenan.

"Berdasarkan ilmu pengetahuan modern, konsistensi berlandaskan akurasi suatu gagasan. Jika realitas tidak sesuai dengan logika atau gagasan, menurut ilmu pengatahuan itu cacat," terangnya dalam diskusi virtual bertajuk "Understanding Jokowi's Leadership Amidst Covid-19 Crisis" pada Senin (21/9).

Namun, bagi seorang polisi, Yanuar mengatakan, kebijakan bukan hanya diambil berdasarkan idealisme dan logika semata, melainkan realita yang ada di lapangan. Di mana realita tersebut kerap berubah.

"Politik itu berjalan berdasarkan realitas bukan idealisme. Proses logika politik selalu berubah. Ini kenapa pembuatan kebijakan selalu berubah sesuai situasi.

Hal tersebut, ia tambahkan, menjadi alasan konsistensi dalam kepemimpinan Jokowi tidak terjadi.

"Kenapa? Karena politik selalu ambigu, tidak pernah konsisten. Satu-satunya yang konsisten adalah kekuasaan absolut," sambungnya.

Yanuar mengurai, di dalam politik tidak ada solusi melainkan settlement atau penyelesaian. Pasalnya solusi sendiri merupakan hal permanen yang tidak bisa didapatkan.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Menurut Fadli Zon, Draf Omnibus Law Yang Diterima DPR Merupakan Barang Hampir Jadi
Politik

Menurut Fadli Zon, Draf Omni..

22 Oktober 2020 18:53
Ketum Hipmi: UU Cipta Kerja Bawa Indonesia Keluar Dari Jebakan Negara Berpenghasilan Menengah
Politik

Ketum Hipmi: UU Cipta Kerja ..

22 Oktober 2020 18:31
Jika Biden Terpilih, Bagaimana Sikap Amerika Ke China?
Politik

Jika Biden Terpilih, Bagaima..

22 Oktober 2020 18:30
Ahli Epidemiologi: Vaksinasi Harus Tetap Jalan, Jangan Ada Hambatan!
Politik

Ahli Epidemiologi: Vaksinasi..

22 Oktober 2020 18:00
Fadli Zon: Rezim Sekarang Kembali Ke Otoritarianisme, Legislatif Tidak Jalan Sebagai 'Oposisi'
Politik

Fadli Zon: Rezim Sekarang Ke..

22 Oktober 2020 17:46
Sepanjang Tidak Dipaksakan, PWNU Aceh Sepakat Dengan Kemenag Soal Materi Khutbah Jumat
Politik

Sepanjang Tidak Dipaksakan, ..

22 Oktober 2020 17:40
Energy Watch: Hilirisasi Nikel Jadi Langkah Strategis Industri Minerba Indonesia
Politik

Energy Watch: Hilirisasi Nik..

22 Oktober 2020 17:32
Rapat DPRD Di Puncak Dipersoalkan Bupati Bogor, Ini Tanggapan Wagub DKI
Politik

Rapat DPRD Di Puncak Diperso..

22 Oktober 2020 17:22