Andi Arief: Harus Ada Otoritas Yang Bertanggung Jawab Jika Pilkada Menambah Orang Dikebumikan Karena Covid-19

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Andi Arief/Net

Banyak pihak menyayangkan pemerintah dan parlemen kompak untuk tidak melakukan penundaan pilkada serentak 2020 di tengah melonjaknya kasus kematian dan pasien positif akibat pandemi Covid-19.

Salah satunya datang dari Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Andi Arief yang menyinggung soal pilkada serentak seakan dipaksakan untuk terlaksana oleh pemerintah.

Dia mengatakan dalam kontestasi pemilihan kepala daerah bakal melibatkan banyak masyarakat. Sehingga, dikhawatirkan akan menambah daftar panjang pasien terinfeksi pandemi Covid-19 dan meningkatkan jumlah kematian akibat virus mematikan dari Wuhan, China tersebut.

“Pilkada serentak 2020 menyangkut nyawa manusia. Karena itu harus ada otoritas yang bertanggung jawab jika pilkada akan menambah perluasan orang dikebumikan di pemakaman,” ujar Andi Arief di akun Twitter pribadinya, Senin (21/9).

Lewat jurubicaranya, Fadjroel Rachman, Presiden Joko Widodo juga telah mengumumkan pilkada 2020 tidak akan ditunda penyelenggaraannya.

Bagi Andi Arief, jurubicara tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan kebijakan pemerintah itu sendiri dalam hal ini terkait tidak ada penundaan pilkada serentak 2020.

Andi menyiratkan kekecewaannya manakala Presiden Joko Widodo mengumumkan tidak ada penundaan Pilkada 2020 justru lewat jurubicara.

“Jubir tidak cukup mewakili otoritas, karena dia tidak pernah disumpah resmi sebagai pejabat negara,” tandasnya.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Bamsoet: Proses Hukum Tersangka Kebakaran Kejaksaan Agung Harus Tegas Dan Adil
Politik

Bamsoet: Proses Hukum Tersan..

24 Oktober 2020 18:44
Andi Arief: Jika Maafkan Gus Nur, Nahdlatul Ulama Akan Catatkan Sejarah
Politik

Andi Arief: Jika Maafkan Gus..

24 Oktober 2020 17:36
Ungkap Kebakaran Kejagung, Komisi III: Ini Bukti Polri Profesional Dan Bukan Kaleng-kaleng
Politik

Ungkap Kebakaran Kejagung, K..

24 Oktober 2020 17:29
Bukan Maju Atau Tidak, Tantangan Bagi Prabowo Apakah Menang Lawan Tokoh-tokoh Bersinar Ini
Politik

Bukan Maju Atau Tidak, Tanta..

24 Oktober 2020 16:22
Teguran Jokowi Kepada Para Menteri Bukti Manajemen Komunikasi Istana Buruk
Politik

Teguran Jokowi Kepada Para M..

24 Oktober 2020 16:14
Seperti Lurah Suhartono, Kampenye Tri Rismaharini Di Pilkada Bisa Masuk Ranah Pidana
Politik

Seperti Lurah Suhartono, Kam..

24 Oktober 2020 15:51
Peneliti LIPI: Semakin Demokratis Satu Rezim, Maka Daerahnya Akan Semakin Desentralistis
Politik

Peneliti LIPI: Semakin Demok..

24 Oktober 2020 15:23
Bukan Soal Kunjungan Ke AS, Tapi Apakah Masih Ada Peluang Prabowo Menang Setelah Kalah Dua Kali?
Politik

Bukan Soal Kunjungan Ke AS, ..

24 Oktober 2020 14:58