Catatan Hakim Konstitusi Soal Perbaikan Gugatan Presidential Threshold Rizal Ramli Cs

Hakim MK Arief Hidayat saat memimpin sidang gugatan presidential threshold/Repro

Majelis hakim konstitusi dalam sidang perdana gugatan Presidential Threshold (PT) sebesar 20 persen memberikan catatan kepada Rizal Ramli Cs sebagai penggugat untuk memperbaiki materi gugatannya.

Sidang dipimpin oleh hakim konstitusi Arief Hidayat dan beranggotakan hakim Suhartoyo dan Daniel Yusmic P Poekh. Para hakim kemudian memberikan nasihat kepada principal alias penggugat.

“Tadi yang disampaikan oleh Pak Suhartoyo dan Daniel. Saya hanya menekankan beberapa hal yang harus diperbaiki,” kata Arief saat sidang yang digelar virtual, Senin (21/9).

Yang pertama, lanjut Arief ialah pada kewenangan, apakah Mahkamah Konstitusi berhak mengadili pasal yang diuji yakni Pasal 222 UU 7/2017 tentang Pemilu yang dianggap bertentangan dengan konstitusi.

Kemudian kedua yaitu legal standing. Dasar gugatan yang diuji di Mahkamah Konstitusi adalah Pasal 6 ayat 2 UUD 1945.

“Sehingga kalau kita mendasarkan kepada pasal itu, subyek hukum apa yang bisa menjadi legal standing. Kemudian subyek hukum itu merasa dirugikan potensial maupun aktual karena ada kerugian konstitusional,” papar Arief.

Hakim konstitusi juga meminta, para pengugat juga menguatkan sebagai legal standing UUD 1945 Pasal 6 ayat 2, yang menyatakan bahwa pasangan calon diusulkan oleh partai politik atau gabungan peserta pemilu sebelum pemilu merasa dirugikan dengan adanya presidential threshold (PT) 20 persen.

“Tolong bisa dijelaskan lebih lengkap, sehingga legal standing bisa meyakinkan kepada kita. Itu tolong diberikan argumentasi yang sangat kuat,” pungkas Arief.

Hakim konstitusi Arief Hidayat memberikan waktu 14 hari kepada para pengugat yaitu Rizal Ramli dan Refly Harun Cs untuk melakukan perbaikan gugatan selama 14 hari kedepan.

Hakim Mahkamah Konstitusi, sambung Arief, memberikan waktu sampai Senin 5 Oktober 2020 pada pukul 10.00 bagi para pengugat untuk menyempurnakan gugatanya.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Penjelasan Kemendagri Soal KTP-El Yang Masih Banyak Difotokopi
Politik

Penjelasan Kemendagri Soal K..

04 Maret 2021 19:53
Haris Rusly Moti: Dugaan Suap Ditjen Pajak, Bukti Kegagalan Sri Mulyani
Politik

Haris Rusly Moti: Dugaan Sua..

04 Maret 2021 19:34
Benci Produk Impor Ala Jokowi, PAN: Bagian Dari Mencintai Tanah Air
Politik

Benci Produk Impor Ala Jokow..

04 Maret 2021 19:11
Ketua DPD RI Beri Pesan Khusus Jelang Peluncurkan Kartu Prakerja Calon Pengantin
Politik

Ketua DPD RI Beri Pesan Khus..

04 Maret 2021 19:00
Tolak KLB, Demokrat Karanganyar: Insya Allah Tidak Ada Pembelot
Politik

Tolak KLB, Demokrat Karangan..

04 Maret 2021 18:46
Benarkan Ada Acara Di Sibolangit, Marzuki Alie: Besok Saya Berangkat
Politik

Benarkan Ada Acara Di Sibola..

04 Maret 2021 18:29
Jokowi Gaungkan Benci Produk Luar Negeri, Ubedilah: Hanya Gimmick Agar Terlihat Nasionalis
Politik

Jokowi Gaungkan Benci Produk..

04 Maret 2021 17:21
Pendiri Dan Deklarator: Tak Akan Ada Partai Demokrat Tanpa SBY
Politik

Pendiri Dan Deklarator: Tak ..

04 Maret 2021 17:10