Budiman Sudjatmiko: Seperti Pilkades Yang Dilarang, Jokowi Harus Tegas Untuk Pilkada

Ketua Umum Inovator 4.0 Indonesia, Budiman Sudjatmiko/Net

Presiden Joko Widodo dinilai bukan tipe orang yang mempertaruhkan rakyat maupun bangsa Indonesia hanya untuk sekadar keluarganya.

Hal itu diyakini oleh Ketua Umum Inovator 4.0 Indonesia, Budiman Sudjatmiko saat menjadi narasumber di acara Talkshow Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk "Tantangan Ekonomi dan Inovasi di Era Pandemi" yang digelar Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (22/9).

Menurut Budiman, Jokowi bukan lah tipe orang yang hanya mementingkan keluarganya seperti narasi yang beredar di masyarakat soal ngototnya pemerintah melaksanakan pilkada pada Desember nanti.

Keluarga Jokowi juga mengikuti kontestasi, seperti anaknya, Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo dan menantunya, Bobby Nasution di Pilkada Medan.

"Saya kira enggak lah ya, saya kenal Pak Jokowi secara pribadi bahkan sebelum jadi Walikota, beberapa bulan sebelum jadi Walikota Solo pertama kali saya kenal beliau," ujar Budiman.

Karena kata Budiman, Jokowi berasal dari keluar yang juga dekat dengan rakyat. Sehingga tidak akan meremehkan keselamatan rakyatnya.

"Dia adalah bagian dari kita, dia bukan dari keluarga yang jauh dari rakyat yang melihat problem rakyatnya itu seperti debu di bawah karpet di injak-injak, bukan tipe begitu. Beliau adalah orang yang berasal dari bawah karpet dari debu, sama seperti saya, jadi ngerti rasanya desakan-desakan dari masyarakat umum. Saya pikir Pak Jokowi tidak akan mempertaruhkan Indonesia untuk sekedar itu," jelasnya.

Namun demikian, Budiman berharap agar Presiden Jokowi untuk secara jelas dan tegas dalam mengambil keputusan.

Karena sambung Budiman, saat ini terdapat perbedaan ataupun diskriminasi. Di mana, pemilihan kepala desa (Pilkades) dilarang, namun pilkada diperbolehkan di tengah pandemi Covid-19.

"Saya harap Pak Jokowi jelas, tegas, fix (mau lanjut Pilkada Desember atau tidak), jangan mix. Dalam pengertian pilkada itu, karena desa (Pilkades) tidak diperbolehkan, sinyalnya membingungkan," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Azis Syamsuddin Akan Lapor Mendagri Soal Kekosongan Jabatan Wagub Aceh
Politik

Azis Syamsuddin Akan Lapor M..

23 November 2020 17:48
Pangdam Jaya Akan Ambil Tindakan Tegas Jika Ada Yang Nekat Gelar Reuni 212
Politik

Pangdam Jaya Akan Ambil Tind..

23 November 2020 17:48
Marwan Jafar: Buang-buang Energi, Hentikan Kegaduhan Nasional
Politik

Marwan Jafar: Buang-buang En..

23 November 2020 17:37
Pangdam Jaya Usul FPI Dibubarkan, Sekjen PKS: Aneh, Offside Kalau Dia Yang Bicara
Politik

Pangdam Jaya Usul FPI Dibuba..

23 November 2020 17:00
Soal Wakil Menteri Perhubungan, Aziz Syamsuddin: Kita Ikut Saja, Itu Kewenangan Presiden
Politik

Soal Wakil Menteri Perhubung..

23 November 2020 16:40
FSB: Perlu Sosok Negarawan Hentikan Kegaduhan Nasional
Politik

FSB: Perlu Sosok Negarawan H..

23 November 2020 16:38
Surya Paloh Positif Covid-19, Politikus Nasdem: InsyaAllah Bisa Disembuhkan, Mohon Doanya
Politik

Surya Paloh Positif Covid-19..

23 November 2020 16:36
Sekjen PKS: Habib Rizieq Bagus Di Ormas Saja, Badannya Lebih Leluasa
Politik

Sekjen PKS: Habib Rizieq Bag..

23 November 2020 16:21