PSBB Jilid II, Sandi Uno Minta Pemerintah Beri Insentif Pelaku Usaha Kecil

Sandiaga Uno/Net

Pemerintah provinsi DKI Jakarta telah kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II setelah jumlah orang terpapar virus corona atau Covid-19 terus bertambah.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahudin Uno meminta pemerintah agar memperhatikan kebutuhan masyarakat selama masa penerapan PSBB jilid II ini.

Pasalnya, kata Sandi, akibat aturan ini masyarakat dibatasi dalam beraktivitas bahkan para pedagang tidak bisa membuka usaha mereka.

“Yang perlu diperhatikan bukan hanya kesehatan masyarakat tapi juga kebutuhan dasar mereka," kata Sandi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (22/9)

"Peluang usaha dan lapangan kerja banyak yang hilang, pemerintah harus memberikan keringanan atas biaya-biaya dan juga insentif dalam bentuk bantuan tunai agar masyarakat kita bisa memenuhi kebutuhan pokoknya,” imbuhnya.

Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini menyebutkan para pengusaha kecil dan menengah sangat terdampak akibat PSBB ini.

Sandi pun mendorong pemerintah agar memberikan insentif pada mereka, salah satunya dengan menghapuskan biaya sewa tempat usaha.

“Berikan insentif kepada pelaku usaha kecil, agar masyarakat tetap punya uang tunai dalam kantong mereka, memastikan tagihan listrik dan kuota paket data harus diberikan oleh pemerintah,” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut harus dilakukan sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha dalam melawan Covid-19.

“Setidaknya dalam dua tiga bulan ke depan karena itu berada diujung dan semoga inilah puncaknya. Dan semoga setelah kurva mendatar kita dapat kembali melakukan pembukaan tempat usaha. Karena jika tidak mengurus masalah kesehatan ini, kita tdak bisa mengurus masalah ekonomi,” jelasnya.

Sebelumnya, mantan Wakil Gubernur DKI ini juga memprediksi pemulihan ekonomi akan mengalami keterlambatan akibat PSBB ini. Sehingga, salah satu yang harus dilakukan masyarakat adalah membeli produk-produk lokal kepada para pedagang lokal sehingga roda ekonomi mereka bisa bertahan di tengah pandemi.

“Belilah produk lokal dari pelaku usaha lokal, bantu komunitas dan sekeliling kalian,” imbau Sandi.

Sandi pun terus mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas ketika harus keluar rumah agar wabah ini bisa segera berakhir.

“Selalu terapkan protokol kesehatan dengan baik. Hal-hal simpel seperti ini yang perlu kita terapkan dalam diri kita untuk menggerakkan roda ekonomi dan membuka lapangan kerja di tengah beban biaya hidup yang kian meningkat,” pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Ketua JoMan: Jokowi Kerja Siang Malam, Pembantunya Sibuk Bisnis Dan Berpolitik
Politik

Ketua JoMan: Jokowi Kerja Si..

20 Oktober 2020 12:48
Sambut Baik Pedoman Indo-Pasifik Jerman, Menko Luhut Ajak Investor Jadikan Indonesia Hub Manufaktur
Politik

Sambut Baik Pedoman Indo-Pas..

20 Oktober 2020 12:34
Benarkan Akan Ditangkap, Ahmad Yani: Saya Tanya Apa Salahnya, Mereka Nggak Bisa Jawab
Politik

Benarkan Akan Ditangkap, Ahm..

20 Oktober 2020 12:17
PSBB Ketat Dianggap Bikin Pemulihan Ekonomi Tertahan, Gerindra DKI: Setiap Kebijakan Pasti Memiliki Dampak
Politik

PSBB Ketat Dianggap Bikin Pe..

20 Oktober 2020 11:57
Partai Golkar Galakkan Gerakan 3M Di Perayaan HUT Ke-56
Politik

Partai Golkar Galakkan Gerak..

20 Oktober 2020 11:55
Pemuda Muhammadiyah Apresiasi Kegigihan Pemerintah Mendapatkan Vaksin
Politik

Pemuda Muhammadiyah Apresias..

20 Oktober 2020 11:40
Mau Uang Secepat Kilat? Jokowi Disarankan Jalankan UU MLA Bukan Omnisbus Law
Politik

Mau Uang Secepat Kilat? Joko..

20 Oktober 2020 11:37
Penilaian Mardani, Penegakan Hukum Era Jokowi Jauh Dari Harapan
Politik

Penilaian Mardani, Penegakan..

20 Oktober 2020 10:57