Alween Ong: Apa Salah Bobby Nasution?

Sekretaris Jenderal Tim Pemenangan Bobby Nasution-Aulia Rachman/Net

Perubahan Kota Medan menjadi alasan pengusaha muda Alween Ong ikut terlibat dalam Pilkada 2020. Dia tidak hadir sebagai calon, melainkan sebagai sekjen dari tim pemenangan Bobby Nasution-Aulia Rachman.

Alween Ong sendiri sudah lama menjadi pemerhati Kota Medan. Aksi nyata juga dilakukannya lewat Mobil Wisata Edukasi Entrepreneurship (Mowiee) untuk mengedukasi masyarakat mengenai kekayaan Kota Medan.

Kepada Kantor Berita Politik RMOL, Alween Ong kemudian bercerita mengenai kehadirannya di tim sukses Bobby Nasution-Aulia Rachman.

Alween Ong mulanya merangkum berbagai masalah yang ada di Kota Medan bersama timnya. Beragam solusi atas masalah itu kemudian dirangkum dalam sebuah proposal untuk perubahan Medan.

Proposal itu berisi mengenai penanganan banjir yang terintegrasi, masalah sampah, transportasi, pariwisata, hingga membangun upaya membangun citra baru bagi Kota Medan.

“Kita sudah buat belasan FGD, apa masalah kota dan penanganannya apa. Ternyata masalah besarnya ada di soal komitmen. Sebab anggaran pemkot kan gede,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (23/9).

Mulanya, proposal itu hendak dijalankannya sendiri. Namun upaya untuk maju sebagai calon independen menghadapi realitas yang cukup berat. Hingga akhirnya alternatif dilakukan.

Dia menawarkan proposal perubahan ini ke sejumlah tokoh di Medan, khususnya kepada para calon dan politisi. Hasilnya, mayoritas menolak dan mengacuhkan.

“Selain mau menerima isi proposal, yang dibutuhkan itu cuma satu. Pemimpin yang komitmen,” tegasnya.

Hingga suatu ketika, Alween Ong mengaku kaget saat Bobby Nasution tertarik dengan proposalnya dan mendatangi dirinya. Dari situ Alween Ong mengaku ada kekuatan semesta yang mempertemukan jalan untuk cita-cita perubahan Kota Medan darinya terwujud.

“Jadi bukan aku yang mendatangi Bobby,” tekannya.

Ketertarikan Bobby pada ide-ide perubahan berlanjut, hingga akhirnya suami Kahiyang Ayu itu menggaet Alween Ong sebagai sekretaris umum di tim pemenangan. Padahal, Alween bukan orang partai. Sementara Bobby Nasution adalah calon yang diusung mayoritas partai.

Sebagai bagian tim pemenangan, Alween Ong mengaku turut mengikuti isu-isu berkembang. Khususnya yang mengaitkan kehadiran Bobby sebagai bagian politik dinasti Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, perdebatan pilkada seharusnya bukan menyoal pribadi. Melainkan fokus pada tataran ide dan gagasan perubahan atau perbaikan kota. Apalagi, setiap individu tentu memiliki takdir masing-masing, baik itu kekurangan maupun kelebihan.

Sementara Bobby, lanjutnya, tentu tidak bisa mengingkari bahwa dia adalah menantu Jokowi. Dia hanya lelaki yang berjodoh dengan seorang wanita yang kebetulan ayahnya jadi presiden.

“Jadi jangan sebatas laga (pertarungan) kata. Kita harus bangun narasi dan jadikan pemilu jadi lebih dewasa,” tekannya.

“Apa salah Bobby? Mantu Jokowi? Emang ada yang bisa mengubah takdirnya?” ujar Alween Ong meluapkan kekesalannya pada narasi yang tidak berhubungan dengan perubahan kota.

Lebih lanjut, Alween Ong justru yakin dengan posisi sebagai mantu Jokowi, Bobby tidak akan mempertaruhkan nama baik ayah mertuanya. Bobby akan melakukan yang terbaik dan berkomitmen untuk Kota Medan, termasuk menghindari berbagai upaya yang mengancam nama baik Jokowi dan dirinya.

Tidak hanya itu, Bobby saat ini masih belum genap 30 tahun. Artinya, dia akan menjadikan Kota Medan sebagai pilot project keberhasilan untuk melangkah lebih jauh di dunia politik.

“Satu yang saya suka dari Bobby, dia pernah bilang, “saya nggak bisa sendiri kak”. Artinya dia adalah calon pemimpin yang mau mendengar masukan orang lain,” tutupnya.

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Edhy Prabowo Dikonfrontasi Soal Barang Bukti Yang Dibeli Di AS
Politik

Edhy Prabowo Dikonfrontasi S..

03 Desember 2020 18:48
Taiwan Tutup Akses Masuk PMI, Komisi IX DPR: Pekerja Migran Harusnya Swab PCR, Bukan Rapid Test
Politik

Taiwan Tutup Akses Masuk PMI..

03 Desember 2020 18:13
iPol Indonesia Luncurkan Aplikasi Kawal Suara Pilkada
Politik

iPol Indonesia Luncurkan Apl..

03 Desember 2020 17:57
Ketum YRKI Pastikan Memilih Kotak Kosong Adalah Hak Konstitusional, Bukan Golput
Politik

Ketum YRKI Pastikan Memilih ..

03 Desember 2020 17:55
BK DPRD DKI Didesak Panggil Fraksi PSI Yang Dianggap Bikin Gaduh
Politik

BK DPRD DKI Didesak Panggil ..

03 Desember 2020 17:31
Rapat Konsultasi Dengan Wapres, Ketua DPD Laporkan 4 Wilayah Yang Layak Jadi Provinsi Baru
Politik

Rapat Konsultasi Dengan Wapr..

03 Desember 2020 17:31
Berperan Dalam Pertemukan Jokowi-Prabowo, Dasco Berpotensi Dipilih Gerindra Duduki Kursi Menteri KKP
Politik

Berperan Dalam Pertemukan Jo..

03 Desember 2020 17:20
Demo, Kampanye, Kerumunan HRS Dianggap Jadi Sebab Kenaikan Kasus Covid-19, Gde Siriana: Liburannya Kok Tidak Disebut?
Politik

Demo, Kampanye, Kerumunan HR..

03 Desember 2020 17:05