Terganjal Keabsahan Ijazah, 1 Bapaslon Gagal Jadi Peserta Pilkada Merauke 2020

KPU Kabupaten Merauke mengumumkan bapaslon yang berhak jadi peserta Pilkada Merauke 2020/RMOLPapua

Kontestasi Pilkada Kabupaten Merauke 2020 dipastikan bakal diikuti oleh 3 pasangan calon. Sementara 1 bapaslon dinyatakan gagal karena tak bisa memenuhi persyaratan.

Hal ini diketahui saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merauke menetapkan bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang lolos verifikasi untuk menjadi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Merauke 2020, Rabu (23/9)

Dalam SK Nomor 180/FO.02.2_KPP/9101/KPU/Tap/IX/2020 tertanggal 23 September 2020 itu terdapat tiga nama bapaslon yang lolos pada tahap verifikasi.

Yaitu pasangan calon Romanus Mbaraka-Riduwan, Heribertus Silfinus Silubun-Bambang Sudji, serta Hendrikus Mahuze-Edi Santosa.

Dikatakan Ketua Komisioner KPU Merauke, Theresia Mahuze, nama-nama yang disebutkan adalah yang lolos sebagai paslon Bupati dan Wakil Bupati Merauke. Sedangkan nama yang tidak disebutkan berarti tidak lolos.

Padahal, seperti dilaporkan Kantor Berita RMOLPaua, sebagaimana diketahui terdapat empat bapaslon yang telah mendaftarkan diri di KPU Kabupaten Merauke. Yaitu bapaslon Romanus Mbaraka-Riduwan yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrat.

Kemudian Heribertus Silfinus Silubun-Bambang Sudji, yang diusung oleh PDI Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Lalu, bapaslon Hendrikus Mahuze-Edi Santosa yang diusung Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Serta Herman Anitu BasikBasik-Sularso yang diusung Partai Golkar dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Dijelaskan Theresia Mahuze, bapaslon yang dinyatakan tidak lolos adalah Herman Anitu BasikBasik-Sularso. Alasannya, dari hasil verifikasi terhadap ijazah sebagai syarat calon dinyatakan tidak sah. Sehingga tidak memenuhi syarat.

Ditambahkan Theresia, ijazah yang bermasalah adalah ijazah paket C atau ijazah setara SMA dari balon Bupati Merauke, Herman Anitu Basikbasik.

Saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Komisioner Bawaslu Merauke yang membidangi Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa, Felix Tethool menyampaikan, bagi kandidat yang dinyatakan gugur oleh KPU masih dapat mengajukan gugatan paling lambat 3 hari kerja sejak penetapan oleh KPU.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Menurut Fadli Zon, Draf Omnibus Law Yang Diterima DPR Merupakan Barang Hampir Jadi
Politik

Menurut Fadli Zon, Draf Omni..

22 Oktober 2020 18:53
Ketum Hipmi: UU Cipta Kerja Bawa Indonesia Keluar Dari Jebakan Negara Berpenghasilan Menengah
Politik

Ketum Hipmi: UU Cipta Kerja ..

22 Oktober 2020 18:31
Jika Biden Terpilih, Bagaimana Sikap Amerika Ke China?
Politik

Jika Biden Terpilih, Bagaima..

22 Oktober 2020 18:30
Ahli Epidemiologi: Vaksinasi Harus Tetap Jalan, Jangan Ada Hambatan!
Politik

Ahli Epidemiologi: Vaksinasi..

22 Oktober 2020 18:00
Fadli Zon: Rezim Sekarang Kembali Ke Otoritarianisme, Legislatif Tidak Jalan Sebagai 'Oposisi'
Politik

Fadli Zon: Rezim Sekarang Ke..

22 Oktober 2020 17:46
Sepanjang Tidak Dipaksakan, PWNU Aceh Sepakat Dengan Kemenag Soal Materi Khutbah Jumat
Politik

Sepanjang Tidak Dipaksakan, ..

22 Oktober 2020 17:40
Energy Watch: Hilirisasi Nikel Jadi Langkah Strategis Industri Minerba Indonesia
Politik

Energy Watch: Hilirisasi Nik..

22 Oktober 2020 17:32
Rapat DPRD Di Puncak Dipersoalkan Bupati Bogor, Ini Tanggapan Wagub DKI
Politik

Rapat DPRD Di Puncak Diperso..

22 Oktober 2020 17:22